Ketimpangan Kekayaan Global Masih Tajam, Pakar UGM Soroti Solusi Ekonomi Berkeadilan
Jumat, 14 Mar 2025, 23:45 WIBPlt Ketua Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (Pusekra), Dr. Rachmawan Budiarto, menyoroti ketimpangan kepemilikan kekayaan yang masih tajam, baik di Indonesia maupun secara global. Dari 6,1 miliar jiwa populasi dunia, sekitar 1,1 miliar tergolong miskin, sementara hanya 0,7% populasi yang menguasai 18,4% kekayaan dunia. Di sisi lain, lebih dari 70% populasi dunia hanya memiliki akses terhadap 2,7% kekayaan yang ada.
Dalam ceramah Safari Ilmu di Bulan Ramadhan (Samudra) di Masjid Kampus UGM, Kamis (13/3), Rachmawan menegaskan bahwa ketimpangan ini menunjukkan perlunya kebijakan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan. Menurutnya, sistem ekonomi harus memastikan kesejahteraan dapat dirasakan secara lebih merata, terutama bagi masyarakat pinggiran yang sering kali terabaikan.
Dalam perspektif Islam, ia menjelaskan bahwa ekonomi tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga harus memiliki dimensi sosial yang kuat. Islam menekankan keseimbangan dengan mencegah monopoli, sentralisasi modal, dan penimbunan barang untuk menjaga stabilitas harga. Kebebasan ekonomi, menurutnya, juga harus dibarengi dengan tanggung jawab, agar tidak menciptakan ketimpangan yang lebih besar.
Rachmawan menekankan bahwa sistem ekonomi Islam dapat menjadi solusi untuk membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan. Dengan kebijakan yang berpihak kepada kelompok rentan, kesejahteraan tidak hanya terkonsentrasi di tangan segelintir orang, tetapi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Redaktur: Eko S
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Bogor Siapkan Flyover Bomang 2027, Akses Bojonggede-Parung ke Cibinong Bakal Makin Cepat
-
DPRD Bali Dorong Pembiayaan Murah bagi Calon Pekerja Migran
-
Strategi Jitu Pemkab Lebak Tekan Angka Kemiskinan dengan Perkuat UMKM
-
Lenovo Perkuat Strategi Hybrid AI lewat Portofolio Perangkat Personal dan Enterprise
-
John Herdman Bongkar Rivalitas Indonesia dengan Malaysia: Ada Cerita yang Tak Banyak Diketahui
-
Taufik Hidayat Beri Apresiasi, Tim Bulu Tangkis Indonesia Selangkah Lagi Raih Emas Asian Games
-
Limbah Pabrik Cemari Setu di Depok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.