- Home
-
- Luar Negeri
-
- Donald Trump: Dunia Akan K...
Donald Trump: Dunia Akan Kecewa Jika Russia Tidak Bersedia dengan Gencatan Senjata
Jumat, 14 Mar 2025, 22:45 WIBWASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (13/3) waktu setempat optimis bisa mengehentikan perang antara Russia dengan Ukraina setidaknya selama 30 hari. Optimisme Trump itu seiring dengan perkembangan negosiasi AS baik dengan Russia maupun sebelumnya dengan Ukraina.
Trump kepada wartawan saat menjamu Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Mark Rutte di Ruang Oval mengatakan para pejabatnya di Moskow memberi tahunya bahwa pembicaraan sangat serius dengan Presiden Russia Vladimir Putin serta pihak lain berjalan dengan baik.
Namun demikian semua itu kata Trump tidak berarti apa-apa sampai mendengar hasil akhirnya.
âKami ingin menyaksikan gencatan senjata dari Russia, dan kami tidak mengabaikan apa pun. Kami telah berdiskusi dengan Ukraina tentang lahan, dan sebidang wilayah, yang akan tetap dipertahankan dan dirampas, dan semua elemen lain dari kesepakatan akhir,â kata Trump.
âIni bukan proses yang mudah. Namun, fase pertama adalah gencatan senjata. Walaupun, banyak masalah lain yang telah dibicarakan,â kata Trump.Â
Trump mengatakan kemungkinan kesepakatan untuk mengakhiri perang sepenuhnya, sebenarnya telah didiskusikan dengan berbagai pihak.
âSekarang kita akan melihat apakah Russia sepakat atau tidak, dan jika tidak, ini akan menjadi momen yang sangat mengecewakan bagi dunia,â katanya.
Para pejabat AS menekankan bahwa keputusan saat ini ada di tangan Russia setelah Ukraina menyetujui usulan gencatan senjata pada Selasa, selama pembicaraan dengan AS di Arab Saudi.
Putin sebelumnya pada Kamis mengatakan bahwa negaranya setuju dengan usulan mengakhiri permusuhan, jika kesepakatan tersebut akan menghasilkan perdamaian jangka panjang dan menghilangkan penyebab awal krisis itu.
Terima Usulan AS
Ukraina pada Selasa (11/3) menyatakan siap untuk melakukan gencatan senjata selama 30 hari dengan Russia, seiring dengan pertemuan delegasi Kyiv dan Washington di Arab Saudi.
âUkraina menyatakan kesiapannya untuk menerima usulan AS mengenai pemberlakuan segera gencatan senjata sementara selama 30 hari, yang dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama para pihak, serta bergantung pada penerimaan dan pelaksanaan serentak oleh Federasi Rusia,â sebut pernyataan bersama yang dirilis setelah perundingan di Jeddah.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kedua negara telah mengambil langkah penting untuk memulihkan perdamaian yang berkelanjutan bagi Ukraina. Washington akan menyampaikan kepada pihak Russia perlunya sikap timbal balik dari Moskow guna mencapai kesepakatan damai.
Menurut pernyataan bersama itu, AS akan segera mencabut penghentian sementara berbagi intelijen dengan Ukraina serta melanjutkan kembali bantuan keamanan untuk Kyiv.
- Donald Trump
- Arab Saudi
- raja salman
- Vladimir Putin
- Gencatan Senjata
- Putra Mahkota
- Negosiasi
- Perang Russia-Ukraina
- invasi Rusia
- Presiden AS
- Presiden Rusia
- perang ukraina
- Volodymyr Zelenskyy
- Jeddah
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Uruguay Tertahan Perlawanan Gigih Arab Saudi, Persaingan Grup H Piala Dunia 2026 Makin Terbuka
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
-
Setelah 8 Bulan Ditutup, Ekspor Udang RI ke Arab Saudi Kembali Dibuka
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.