• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pesawatnya Berhasil Terban...

Pesawatnya Berhasil Terbang Transatlantik

Senin, 24 Feb 2025, 06:15 WIB

Anthony Fokker lahir di Blitar wilayah berada di karisidenan Kediri, Jawa Timur, pada tanggal 6 April 1890. Ayahnya adalah seorang mengelola perusahaan kopi dengan nama Njoenjoer dengan dukungan perusahaan dagang Belanda (Nederlandsche Handel Maatschappij atau NHM).

Ketika Anthony masih kecil, keluarga Fokker kembali ke negara asal mereka, Belanda, dan menetap di Haarlem, tempat Anthony mengenyam pendidikan dasar dan menengah. Saat remaja, Anthony telah berkembang menjadi perancang dan pembangun yang cerdas.

Ket. Foto: — Sumber: Encyclopædia Britannica, Inc.

1740326672_300c6d74b1f98747a612.jpg

Anthony Fokker di pesawat layangnya, 1922. (Encyclopædia Britannica, Inc.)

Orang tuanya mengizinkannya pergi ke Jerman untuk belajar desain dan pembuatan mobil. Saat di Jerman, Anthony terpesona dengan mesin terbang yang saat itu baru saja dikembangkan. Penerbangan Kitty Hawk merupakan sejarah yang sangat baru.

Saat berusia 20 tahun, saat masih di Jerman, Anthony merancang, mengembangkan, dan membangun pesawat pertamanya, lalu belajar sendiri cara menerbangkannya. Perlu diingat lagi bahwa saat itu, tahun 1910, industri pesawat terbang bahkan belum dimulai.

Industri itu masih dalam tahap eksperimen. Pada tahun 1911, dengan uang keluarga, ia dapat terjun ke bisnis pembuatan pesawat terbang. Desain komersial pertamanya diberi nama “Die Spinne,” dalam bahasa Belanda “De Spin” dan dalam bahasa Inggris “The Spider.”

Pesawat itu langsung membuatnya dikenal, tidak hanya di Jerman, tetapi juga di seluruh dunia teknik internasional. Pada awal Perang Dunia Pertama, pesawat Fokker langsung diminati dan dengan cepat Korps Udara Jerman menjadi pelanggan terbesarnya. Pemerintah Jerman memaksa perusahaan industri Junkers yang besar untuk bekerja sama dengan Fokker dalam membangun desain Fokker.

1740326672_bf71fd4eaed55336ef00.jpg

Anthony Fokker di kokpit van de Fokker V.1. (Encyclopædia Britannica, Inc.)

Pada tahun 1910, melalui kecerdasan, rasa ingin tahu, ambisi, dan daya cipta bawaan, dan bukan melalui pendidikan teknis klasik, Anthony Fokker, sang pelopor pesawat terbang, merancang dan membangun pesawat pertamanya, yang kemudian dianggap sebagai pesawat tercepat dan paling stabil di dunia.

Selama lima belas tahun berikutnya, dari tahun 1910 hingga 1935, pesawat yang dirancang dan dibangun oleh Fokker dan perusahaan-perusahaan terkaitnya mendominasi dunia penerbangan, eksplorasi, pencatatan rekor, dan perjalanan udara di seluruh dunia.

Keberhasilan terbesar Fokker adalah pesawat penumpang bermesin tiga Fokker yang mendominasi pasar Eropa hingga kedatangan pesawat berbahan logam yang diproduksi pada pertengahan tahun tiga puluhan oleh produsen-produsen Amerika seperti Douglas dan Lockheed

Pada tahun 1911, dengan uang keluarga, ia dapat terjun ke bisnis pembuatan pesawat terbang. Desain komersial pertamanya diberi nama “Die Spinne”, dalam bahasa Belanda “De Spin” dan dalam bahasa Inggris “The Spider”.  hay

  • Anthony Fokker
  • Pelopor Penerbangan

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.