Desak Pastikan Target Empat Emas Tercapai

Kamis, 01 Okt 2026, 06:43 WIB

JAKARTA - Target empat emas kontingan Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya akhirnya terpenuhi. Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi menjadi penyumbang medali emas keempat Merah Putih setelah menjadi yang tercepat di final nomor speed putri di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Rabu (30/9).

Desak menuntaskan perlombaan dengan waktu 6,62 detik. Dia tampil tenang di tengah situasi final yang sempat berubah setelah atlet Tiongkok di lintasan sebelahnya didiskualifikasi karena melakukan false start. Desak tidak kehilangan fokus dan melaju hingga menyentuh tombol finis pertama.

Ket. Foto: Atlet panjat tebing nomor speed putri Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi berpose usai berlatih dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/M Risyal Hidayat

Emas tersebut sekaligus menambah daftar prestasi Indonesia dari panjat tebing. Cabang olahraga ini kembali menunjukkan perannya dalam perburuan medali Merah Putih di pentas Asia. Indonesia sebenarnya memiliki dua wakil di semifinal. Berthdigna Devi Surya Kusuma melaju setelah menempati posisi kedua heat kedua perempat final dengan catatan 6,73 detik.

Namun langkah Devi terhenti di semifinal setelah perlombaan sempat ditunda akibat kendala teknis. Setelah perlombaan dilanjutkan, Devi tidak masuk daftar finalis. Emas Desak membuat koleksi Indonesia menjadi empat emas, tujuh perak, dan 20 perunggu atau total 31 medali. Capaian tersebut menempatkan Indonesia di posisi ke-15 klasemen sementara hingga Rabu.

Empat emas Indonesia sejauh ini diraih dari tim bulu tangkis beregu putra, Rahmat Erwin Abdullah di kelas 75 kilogram putra angkat besi, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di ganda putra, serta Desak Made pada speed putri. Perhatian Indonesia kini beralih ke nomor speed putra. Dua wakil Merah Putih, Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo, akan bertarung pada babak perempat final, Kamis (1/10).

Aditya membawa modal luar biasa. Dalam kualifikasi, dia memecahkan rekor Asian Games hingga tiga kali. Setelah membukukan 4,74 detik pada kesempatan pertama, Aditya memperbaikinya menjadi 4,70 detik dan kemudian menutup kualifikasi dengan waktu 4,62 detik.

Catatan itu mengantarkan Aditya sebagai pemuncak kualifikasi, unggul 0,02 detik atas atlet Tiongkok Jianguo Long yang mencatat 4,64 detik. Aditya akan menghadapi Jinyong Jo dari Korea Selatan, Shuto Fujino dari Jepang, dan Chi Fung Au dari Hong Kong di perempat final.

Veddriq juga lolos setelah menempati posisi kelima dengan waktu terbaik 4,78 detik. Peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu memperbaiki catatan waktunya secara bertahap dari 5,06 detik, 4,99 detik, 4,89 detik hingga 4,78 detik.

“Syukurlah bisa menampilkan yang terbaik. Memang cukup puas, hanya agak sedikit kewalahan karena waktu persiapan terlalu mepet dengan babak kualifikasi,” ujar Veddriq. Dia tetap optimistis menghadapi fase gugur, terlebih Aditya tampil sebagai pemuncak kualifikasi. Veddriq berada di heat kedua bersama Amir Maimuratov dan Damir Toktarov dari Kazakhstan serta Ezell Qing Wei Low dari Singapura.

Hingga Rabu (30/9), Tiongkok masih memimpin klasemen sementara Asian Games 2026 dengan 143 emas, 62 perak, dan 49 perunggu atau total 254 medali. Jepang berada di posisi kedua dengan 45 emas, 71 perak, dan 67 perunggu. Sedangkan Korea Selatan menempati urutan ketiga dengan 24 emas, 27 perak, dan 44 perunggu.

Indonesia berada di peringkat ke-15 dengan koleksi empat emas, tujuh perak, dan 20 perunggu. Secara keseluruhan, Merah Putih telah mengumpulkan 31 medali hingga Rabu malam. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.