- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump: Bantuan Amerika Jat...
Trump: Bantuan Amerika Jatuh ke Pembenci-pembenci
Minggu, 23 Feb 2025, 18:07 WIBWASHINGTON - Presiden AS Donald Trump membela keputusannya membekukan dana bantuan ke luar negeri lewat Badan Pembangunan Internasional AS (USAID).
Dia berdalih bahwa Amerika Serikat telah memberikan miliaran dollar ke negara-negara yang membenci AS.
"Saya putuskan untuk segera membekukan perekrutan pegawai federal, regulasi federal, dan bantuan asing," kata Trump dalam pidatonya di Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) di Washington pada Sabtu (22/2).
âKita memberikan miliaran dollar ke negara-negara yang membenci kita,â kata dia, menambahkan. Trump membela langkah pemerintah ASÂ untuk membubarkan USAID dan ribuan pegawainya dirumahkan.
Dia mengatakan telah menutup badan yang disebutnya sebagai penipuan sayap kiri itu. "Nama badan itu telah dicopot dari bekas gedungnya, dan tempat itu kini akan menampung para petugas Bea Cukai dan Patroli Perbatasan," kata Trump.
Dia memuji upayanya menghentikan pemborosan anggaran dengan mendirikan Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang dipimpin miliarder Elon Musk.
Dalam pidatonya, Trump juga memuji Musk, yang disebutnya "melakukan pekerjaan yang hebat,â dan menyebutkan sejumlah program di luar negeri yang dianggapnya memboroskan anggaran.
Di antara program itu adalah konservasi keanekaragaman hayati dan perilaku sosial yang bertanggung jawab di Kolombia yang menghabiskan anggaran 25 juta dollar AS (sekitar 408 miliar).
"Ini Kolombia di Amerika Selatan, bukan Universitas Columbia di AS,â kata dia. Pemerintah AS juga sedang mengungkap penipuan dalam sistem Jaminan Sosial, kata Trump, seraya berjanji bahwa di bawah kepemimpinannya, tidak akan ada toleransi terhadap penipuan di sana.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.