Dukung Mobilitas dan Ekonomi Aceh, KAI Operasikan KA Perintis Cut Meutia
Jumat, 14 Feb 2025, 15:46 WIBJAKARTA - KAI terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang terjangkau bagi masyarakat. Salah satunya melalui layanan Public Service Obligation (PSO) di Aceh yaitu Kereta Api Perintis Cut Meutia dengan tarif yang sangat ekonomis hanya Rp2.000 per perjalanan.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa layanan ini bertujuan untuk memberikan akses transportasi yang lebih mudah bagi masyarakat khususnya di wilayah Aceh.Â
âKAI terus berupaya meningkatkan pelayanan dan aksesibilitas bagi masyarakat melalui layanan KA PSO. Dengan tarif yang sangat terjangkau, kami berharap layanan ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal,â ujar Anne dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/2).
Sepanjang tahun 2024, layanan KA Cut Meutia telah melayani total 52.950 penumpang. Sementara itu, pada Januari 2025, KA Cut Meutia telah melayani 5.018 penumpang. Data ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap layanan kereta api ini.
âMenariknya, pada Februari 2024 jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Aceh menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai angka tertinggi yaitu 4.454 orang. Hal ini sejalan dengan peningkatan jumlah penumpang KA Cut Meutia pada bulan yang sama, yang mencapai 10.190 penumpang. Korelasi ini menunjukkan peran penting KA Cut Meutia dalam mendukung sektor pariwisata di Aceh,â tambah Anne.Â
Pada tahun 2025, KA Cut Meutia melayani 8 perjalanan per hari (4 perjalanan pulang pergi/PP). Setiap rangkaian kereta memiliki kapasitas 144 tempat duduk dengan rute perjalanan yang dilayani adalah Kruenggeukueh (KRG) â Kruengmane (KRM) PP.
"Dengan frekuensi perjalanan yang cukup dan kapasitas yang memadai, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Aceh," jelas Anne.
*Berikut jadwal perjalanan KA Cut Meutia*
1. KA U122: Kruenggeukueh â Kutabalang (07.04 â 08.06)
2. KA U121: Kutabalang â Kruenggeukueh (08.20 â 09.24)
3. KA U124: Kruenggeukueh â Kutabalang (10.14 â 11.16)
4. KA U123: Kutabalang â Kruenggeukueh (11.30 â 12.34)
5. KA U126: Kruenggeukueh â Kutabalang (13.24 â 14.26)
6. KA U125: Kutabalang â Kruenggeukueh (14.40 â 15.44)
7. KA U128: Kruenggeukueh â Kutabalang (16.34 â 17.36)
8. KA U126: Kutabalang â Bungkaih (17.50 â 18.36)
Selain sebagai moda transportasi, KA Cut Meutia juga berpotensi menjadi sarana wisata edukatif bagi anak-anak. Banyak sekolah di Aceh yang memanfaatkan perjalanan dengan kereta ini sebagai bagian dari kegiatan edukasi, mengenalkan moda transportasi kereta api kepada siswa sejak dini.Â
Di sepanjang rute perjalanan KA Cut Meutia, terdapat beberapa destinasi wisata yang dapat dikunjungi oleh penumpang. Salah satunya adalah Rumah Cut Meutia, sebuah museum yang terletak di Desa Masjid Pirak, Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara. Rumah ini merupakan peninggalan sejarah yang memperingati perjuangan Cut Meutia dalam melawan penjajah.
âKeberadaan KA Cut Meutia merupakan wujud nyata dukungan KAI terhadap pengembangan transportasi publik yang lebih baik di daerah-daerah yang belum terjangkau layanan kereta api reguler. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi yang kuat, KAI yakin bahwa layanan KA Cut Meutia dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi mobilitas serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Aceh,â tutup Anne.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Warga Jakbar Merapat, Urus Sertifikat Tanah Kini Gratis dan Gak Pake Ribet Lewat Layanan "Cantik"
-
Manchester City Kalahkan Arsenal 2-1, Persaingan Juara Liga Inggris Makin Panas
-
Lebaran Depok 2026 Hadirkan UMKM Unggulan, Budaya, dan Kreasi Komunitas
-
Devisa Terkuras Demi Bayar Utang dan Intervensi Rupiah, Dompet Negara Mulai Tipis?
-
Kodam Pattimura Dampingi Korban Kecelakaan Truk TNI di Ambon
-
Temuan Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan: Tim Gegana Pastikan Steril Bahan Peledak
Berita Terbaru
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.