Alcaraz Bangkit dan Lolos ke Putaran Kedua Rotterdam Open
Kamis, 06 Feb 2025, 06:31 WIBDEN HAAG â Petenis Spanyol, Carlos Alcaraz, harus berjuang keras untuk mengalahkan Botic van de Zandschulp di pertandingan pertama Rotterdam Open. Pertandingan yang berlangsung Rabu (5/2) dini hari WIB itu juga menjadi laga pertama Alcaraz sejak kekalahannya di perempat final Australian Open.
Sebagai unggulan teratas, Alcaraz harus berjuang keras untuk mengatasi pemain wildcard yang berada 81 peringkat di bawahnya. Pertandingan putaran pertama tersebut berakhir dengan skor 7-6 (7-3), 3-6, 6-1 dalam waktu hampir tiga jam.
âItu pertandingan yang sangat sulit. Saya harus melalui beberapa momen yang sangat berat. Saya memulai pertandingan dengan sedikit gugup, banyak membuat kesalahan. Saya membiarkan dia menguasai pertandingan,â ujar Alcaraz.
Tahun lalu, Van de Zandschulp mengejutkan Alcaraz dengan kemenangan dua set langsung di US Open. Di awal laga, Alcaraz kesulitan menemukan ritme di permukaan indoor Rotterdam yang cukup lambat.
Serangkaian kesalahan yang tidak biasa memberikan beberaÂpa kali break servis kepada petenis asal Belanda tersebut, sementara Alcaraz semakin frustasi. Van de Zandschulp memiliki Âkesempatan untuk merebut set pada kedudukan 5-4, namun dia malah melakukan double fault. Alcaraz memanfaatkan kesempatan itu dan berhasil menyamakan kedudukan 5-5 lewat pukulan forehand yang kuat.
Set tersebut tampaknya akan berakhir dengan tie break, dan akhirnya skor imbang 6-6. Alcaraz menunjukkan performa terbaiknya di momen krusial, melepaskan beberapa winner untuk meÂmeÂnangkan tie break 7-3.
Set kedua berlangsung ketat, dengan keduanya bertukar servis hingga game keenam, ketika backhand Alcaraz yang melenceng memberikan break kepada Van de Zandschulp untuk memimpin 4-2.
Petenis tuan rumah itu melayani untuk memenangkan set pada kedudukan 5-3 dan akhirnya menyamakan kedudukan 1-1 setelah Alcaraz kembali melakukan keÂsalahan forehand, yang disambut sorakan dari penonton.
Namun, dua double fault dan forehand yang melenceng mengubah arah pertandingan di set penentuan. Alcaraz berhasil melakukan break pada kesempatan pertama dan melesat ke 3-0.
Break tersebut tampaknya menguras energi Van de Zandschulp, dan dia kembali kehilangan servis. Alcaraz pun mendapat kesempatan untuk melayani pertandingan pada kedudukan 5-1.
Alcaraz akhirnya menutup pertandingan dengan sebuah dropshot forehand yang halus, diiringi ekspresi lega yang jelas terlihat saat dia berjabat tangan di net. âPertandingan ini cukup naik turun dari sisi saya. Saya perlu bekerja lebih keras untuk mengevaluasi kelemahan dalam pertandingan ini, agar lebih baik di putaran berikutnya,â ujar Alcaraz. ben/AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Carlos Alcaraz Simbol Era Baru Tenis Dunia
-
Kamis, SIM Keliling Layani Warga Jakarta di Lima Lokasi
-
Sinner Tebar Ancaman di Musim Turnamen Tanah Liat
-
Apel Siaga Ambulans untuk Pelayanan Kegawatdaruratan saat Mudik Lebaran
-
Pengangguran Jadi Ancaman Utama Indonesia Tiga Tahun ke Depan
-
Tanpa Perbaikan Struktural, Pasar Modal hanya jadi Pintu Masuk Jangka Pendek
-
Wanprestasi, Pemkot Surabaya Blacklist Dua Kontraktor dan Ambil Alih Proyek Pompa Air
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.