Soal Google Error, Pakar Sebut Kesalahan Kurs yang Berlangsung Lama Menyesatkan Publik

Minggu, 02 Feb 2025, 10:04 WIB

SEMARANG - Pakar keamanan siber Pratama Persadha mengemukakan bahwa kesalahan dalam menampilkan kurs yang berlangsung dalam waktu relatif lama dapat dikategorikan sebagai penyebaran informasi yang menyesatkan publik atau bahkan hoaks.

Pada era digital saat ini, kata Dr. Pratama Persadha, penyebaran berita palsu atau informasi yang salah dapat menimbulkan ketidakstabilan di berbagai sektor.

Ket. Foto: Google yang menampilkan nilai tukar mata uang 1 dollar AS setara Rp8.170,65. — Sumber: ANTARA/HO-CISSReC

"Jika Google sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia tidak memiliki mekanisme yang cepat dalam memperbaiki kesalahan informasi finansial, kepercayaan publik terhadap akurasi data yang disediakan oleh Google akan makin dipertanyakan," kata Pratama ketika dikonfirmasi dari Semarang, Sabtu (1/2) malam.

Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC ini menyampaikan hal itu ketika merespons Google yang menampilkan nilai tukar mata uang 1 dolar Amerika Serikat setara Rp8.170,65. Kurs ini seolah menunjukkan ekonomi Indonesia sangat membaik.

Diungkapkan pula bahwa data yang ditampilkan di Google pada hari Sabtu (1/2) tampak tidak akurat atau berbeda dari sumber resmi lainnya.

Kurs rupiah sebesar itu, kata Pratama, sempat menjadi perbincangan warganet (netizen) Indonesia di berbagai platform media sosial. Bahkan, ada juga netizen yang salah kaprah dan menganggap bahwa Google mengambil nilai kurs dari waktu yang salah karena membaca timestamp kurs adalah 1 Februari 09.

Warganet beranggapan data kurs diambil dari data tahun 2009, padahal yang tertulis secara lengkap di website Google adalah "01 Feb, 09.17 UTC".

"Jadi, 09 di sini bukanlah tahun, melainkan waktu terakhir Google melakukan update kurs atau pukul 16.17 WIB," kata Pratama yang juga dosen pascasarjana pada Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).

Tim CISSReC, lanjut dia, juga sudah mencoba dengan kombinasi beberapa mata uang lain di Google, kemudian membandingkan dengan situs xe.com.

"Ternyata hampir seluruh nilai tukar mata uang sesuai, kecuali untuk nilai tukar USD (dolar AS) ke IDR (rupiah). Menurut situs xe.com, nilai tukar 1 dolar AS adalah Rp16.304,69 yang diambil datanya pada pukul 20.49 WIB," kata Pratama.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.