Masyarakat Diimbau Waspadai Sekecil Apapun Potensi Bencana di Kawasan Wisata pada Libur Panjang Ini
Selasa, 28 Jan 2025, 03:03 WIBMasyarakat diimbau untuk waspada akan potensi bencana hidrometeorologi basah di periode libur panjang ini.
SERANG â Masyarakat diharapkan untuk waspada akan bencana hidrometeorologi basah, terutama di kawasan wisata dengan teknologi modifikasi cuaca (TMC) di masa libur panjang Israâ Miraj Nabi Muhammad SAW dan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili di akhir Januari hingga awal Februari 2025.

Sejumlah anak berswafoto dengan latar belakang hiasan kupu-kupu di Hutan Jati Raya Sindang Asih, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (25/1/2025). Antara Foto
âMemang di Banten ini menjadi salah satu tempat yang menjadi perhatian. Pemerintah Provinsi ini sudah antisipasi, mengajukan permohonan teknologi modifikasi cuaca,â ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana di Serang, Senin (27/1).
Nana mengatakan sebelum hujan turun di daratan, maka akan diturunkan di laut lepas. Hal ini seperti yang telah dilakukan di Jakarta.
Sementara, Provinsi Banten masih menerapkan status siaga darurat bencana di Kabupaten Pandeglang, yang sebelumnya menjadi perhatian akibat dilanda banjir.
Hal ini perlu diantisipasi oleh masyarakat yang akan berwisata, berasal dari luar Banten.
âJadi dimungkinkan nanti kalau perlu dilakukan teknologi modifikasi cuaca, kita sudah layangkan surat itu ke BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), ya, sudah ditandatangani oleh Pj (Penjabat) Gubernur, tinggal nanti urgensinya kita sudah siapkan,â kata Nana.
Dia mengatakan selain banjir, potensi bencana lainnya di Banten adalah longsor, angin kencang, gempa, serta di pesisir yakni banjir rob, hingga tsunami.
Terlebih Kabupaten Lebak menjadi wilayah yang paling rentan untuk potensi longsor akibat curah hujan tinggi maupun gempa.
Pihaknya mengimbau agar penyelenggara tempat wisata, pengelola penginapan, restoran, dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), untuk memasang rambu-rambu dan menyiapkan jalur evakuasi yang berkoordinasi dengan masyarakat sekitar.
Kepada masyarakat, BPBD Banten mengimbau agar selalu mengantisipasi sekecil apapun potensi bencana di tempat tujuan wisata.
Denpasar dan Yogyakarta
Sementara itu, Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mencatat tingkat isian kunjungan terbanyak pada periode libur panjang ini adalah Denpasar, Bali hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan, di Tangerang, Senin, mengatakan tingkat isian tertinggi di antaranya adalah Denpasar, Surabaya, Medan, dan Yogyakarta untuk rute domestik.
âSementara untuk rute internasional dengan isian tertinggi adalah Singapura dan Jeddah dalam perjalanan periode long weekend ini,â jelasnya.
Ia menyebutkan, untuk periode libur tahun ini, Garuda Indonesia Group menyediakan sedikitnya 1,2 juta kursi penerbangan yang terdiri dari sedikitnya 889 ribu kursi penerbangan Garuda Indonesia dan 373 ribuan kursi penerbangan Citilink.
Dia mengungkapkan, untuk momentum puncak keberangkatan pada periode libur panjang ini telah berlangsung pada tanggal 25 Januari 2025. Sedangkan puncak kepulangan kami proyeksikan akan terjadi pada 2 Februari 2025 mendatang.
Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 569.462 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode Jumat-Minggu (24-26 Januari 2025) selama libur panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025.
âAngka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikupa (menuju arah Merak), GT Ciawi (menuju arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung),âujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana di Jakarta, Senin.
Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 29,4 persen jika dibandingkan normal sebanyak 440.182 kendaraan.
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 299.568 kendaraan (52,6 persen) menuju arah timur (Trans-Jawa dan Bandung), 141.917 kendaraan (24,9 persen) menuju arah barat (Merak) dan 127.977 kendaraan (22,5 persen) menuju arah selatan (Puncak).
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans-Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 154.446 kendaraan, meningkat sebesar 80,3 persen dari lalin normal. Â Ant/S-2
- kawasan wisata
- potensi bencana
- Libur Panjang
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Peringatan Hari Musik Nasional di Surabaya
-
TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis untuk Perkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center
-
Komnas HAM Dalami Opsi Jalur Peradilan di Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis
-
Tekan BBM Tanpa Ganggu Layanan, WFH ASN Jadi Solusi Cepat
-
Aksi Cepat KKP, 34 Paus Pilot yang Terdampar di Rote Ndao Berhasil Diselamatkan
-
Pemerintah Siapkan Layanan Mudik Motor Gratis 2026
-
Masyarakat Diimbau Jangan Panic Buying: Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.