Tekan BBM Tanpa Ganggu Layanan, WFH ASN Jadi Solusi Cepat
Kamis, 02 Apr 2026, 21:30 WIBKebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) satu hari dalam sepekan yang diterapkan pemerintah untuk aparatur sipil negara merupakan langkah taktis jangka pendek untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak harian tanpa mengorbankan produktivitas dan pelayanan publik.
"WFH ini murni langkah taktis jangka pendek, sebuah quick relief untuk menekan konsumsi BBM harian, tanpa sedikit pun mengorbankan produktivitas dan pelayanan publik," kata Staf Khusus Wakil Presiden Nico Harjanto dalam keterangan tertulis dikutip di Jakarta, Kamis.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas pandangan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla yang sebelumnya mengatakan kebijakan WFH bukan solusi efektif untuk menekan konsumsi BBM.
Dalam keterangannya, Nico menegaskan bahwa masukan dari tokoh bangsa seperti Jusuf Kalla selalu menjadi catatan penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan.
Selain mengambil langkah taktis jangka pendek, Nico menambahkan bahwa pemerintah juga menyiapkan solusi fundamental melalui transisi energi dalam jangka menengah dan panjang.
Langkah tersebut mencakup percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik, transisi menuju bioenergi B50, serta penguatan infrastruktur dan produksi BBM domestik.
Menurut Nico, upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional di tengah tantangan konsumsi energi.
"Krisis hari ini kita urai dengan cepat tanpa mengorbankan stabilitas perekonomian nasional, sembari terus membangun kedaulatan energi masa depan," katanya.
Sebelumnya, Jusuf Kalla menyatakan bahwa kebijakan WFH tidak serta-merta menekan konsumsi energi karena penggunaan listrik tetap berjalan meskipun aktivitas dilakukan dari rumah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga produktivitas dalam menghadapi situasi ekonomi, dengan tidak menjadikan WFH sebagai alasan untuk mengurangi aktivitas kerja.
- Kebijakan WFH
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Libur Lebaran, Atraksi Budaya di Pariaman Jadi Daya Tarik
-
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Hentikan Sementara Operasional Angkot di Jalur Puncak Saat Libur Lebaran 2026
-
WFH Jilid Baru Disiapkan, Aktivitas Kantor Bersiap Berubah
-
Gubernur DKI Jamin Nasib P3K Tetap Stabil, Sambil Tunggu Arahan Pusat Soal Aturan WFH
-
Pemkot Palembang Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat bagi ASN
-
ASN WFH: Kemenperin Pastikan Layanan Publik Sektor Industri Tak Kendor
-
Pemerintah Provinsi Sulteng Berangkatkan 1.255 Peserta Mudik Gratis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.