Pencarian Terus Dilakukan, Korban Meninggal Dunia Tanah Longsor di Pekalongan Capai 24 Orang
Sabtu, 25 Jan 2025, 03:03 WIBJumlah korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan, Jateng, mencapai 24 orang.
PEKALONGAN - Memasuki hari kelima peristiwa tanah longsor di Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), jumlah korban meninggal dunia ditemukan bertambah menjadi 24 orang, pada Jumat (24/1).
Komandan Tim SRU 1 Lanal Tegal Lettu Marinir Anjar di Pekalongan, mengatakan bahwa pada pencarian korban tanah longsor ini melibatkan tim gabungan tanggap bencana dan prajurit Lanal Tegal.

âKami tidak akan berhenti sampai memastikan semua korban ditemukan dan masyarakat terdampak mendapat bantuan maksimal,â katanya.
Salah satu korban diketahui merupakan anak dari sekretaris desa setempat, yang ditemukan sekitar 300 meter dari rumahnya sedang satu jenazah lainnya diduga masih tertimbun longsor.
Selain pencarian korban, tim gabungan juga memantau titik-titik rawan longsor untuk mengantisipasi bencana susulan. âKoordinasi intensif dilakukan bersama BPBD untuk memperbarui peta risiko wilayah terdampak,â katanya.
Selain itu, tim kesehatan juga memberikan layanan medis dan dukungan psikologis kepada masyarakat terutama pada keluarga korban.
Ia mengatakan meski kondisi medan yang sulit masih menjadi tantangan utama untuk tetap berfokus pada penyelamatan korban yang belum ditemukan dan pemulihan wilayah terdampak bencana.
Pencarian korban tertimbun longsor, kata dia, masih terus dilakukan hingga tujuh hari ke depan atau diperpanjang hingga semua korban ditemukan. âPemkab telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari yaitu mulai 21 Januari 2025 hingga 4 Februari 2025. Oleh karena itu, kami kini masih terus melakukan pencarian pada korban yang masih tertimbun tanah longsor,â katanya. Bencana longsor di Kabupaten Pekalongan yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi pada Senin (20/1).
Perbaikan Infrastruktur
Pemerintah Kabupaten Pekalongan, terus mempercepat perbaikan infrastruktur di sejumlah titik longsor yang terjadi di Kecamatan Petungkriono agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar, mengatakan bahwa saat ini, pihaknya telah mendatangkan tujuh alat berat untuk menyingkirkan sisa tanah longsor yang menimbun di beberapa akses jalan di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan kepada ahli waris korban longsor di Kabupaten Pekalongan sebesar 15 juta rupiah dan luka berat maksimal 5 juta rupiah. âKemensos telah menyalurkan bantuan logistik bagi korban terdampak bencana, kami juga sudah menyiapkan santunan untuk korban bencana yang meninggal. Hingga saat ini, Kemensos masih terus mengupdate karena masih ada kemungkinan korban tambahan,â kata Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Jakarta, Jumat. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
IMF Mendesak AS Agar Melonggarkan Pembatasan Perdagangan
-
Bundesliga Jerman: Bayern Tahan Imbang Leverkusen 1-1 Meski Bermain dengan Sembilan Orang
-
Komisi X DPR Dukung Pembatasan Akses Media Sosial Demi Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Selama Ramadan, Bulog Perkuat Stok Minyakita hingga 100 Ribu Ton
-
Presiden Minta Masukan Tokoh dan Ormas Islam soal Persoalan Bangsa
-
Satu Warga Meninggal Akibat Tanah Longsor di Kecamatan Wlingi Blitar
-
BPBD Ciamis Atasi Material Longsor yang Menutupi Jalan Raya di Cimaragas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.