Selama Ramadan, Bulog Perkuat Stok Minyakita hingga 100 Ribu Ton

Minggu, 22 Feb 2026, 08:12 WIB

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memperkuat stok minyak goreng rakyat merek MinyaKita hingga 100 ribu ton guna menjaga pasokan agar tetap aman selama Ramadan hingga Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Rizal di Jakarta, Sabtu (21/2), mengatakan upaya tersebut dilakukan BUMN pangan itu untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa Ramadan hingga Lebaran.

Ket. Foto: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (tengah), menjawab pertanyaan awak media di Jakarta, Sabtu (21/2/2026). — Sumber: ANTARA

Ia mengaku telah menginstruksikan jajaran direksi untuk mempercepat koordinasi dengan produsen minyak goreng agar pasokan domestic market obligation (DMO) kepada Bulog dapat ditingkatkan selama Ramadan.

"Kami sudah perintahkan tadi ke Direktur Bisnis Bulog Febby Novita untuk segera menghubungi masing-masing produsen minyak untuk mendorong DMO-nya lebih banyak lagi ke Bulog di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran ini," kata Rizal.

Menurutnya, kebutuhan MinyaKita selama Ramadan dan menjelang Lebaran diperkirakan meningkat hingga dua kali lipat bahkan tiga kali lipat dibandingkan kebutuhan pada bulan normal.

Menurut Rizal, peningkatan konsumsi terjadi karena masyarakat yang biasanya jarang memasak turut menyiapkan berbagai hidangan selama Ramadan dan Idul Fitri.

Sebelumnya, kata dia, Bulog menerima pasokan sekitar 60 ribu ton per bulan, namun realisasi Februari baru mencapai 45 ribu ton sehingga masih terdapat kekurangan signifikan.

Karena itu, Bulog menargetkan tambahan pasokan agar volume distribusi dapat ditingkatkan hingga 90 ribu ton bahkan maksimal 100 ribu ton selama periode Ramadan.

"Nanti kita maksimalkan kalau bisa 90.000 ton lah atau 100.000 ton lah untuk kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri," ucap Rizal.

Dia berharap optimalisasi stok tersebut mampu menjaga ketersediaan MinyaKita di pasaran sehingga tidak terjadi kelangkaan atau lonjakan harga.

Dengan penguatan stok hingga 100 ribu ton, Bulog memastikan kebutuhan minyak goreng rakyat di berbagai daerah tetap terpenuhi sepanjang Ramadan hingga Lebaran dengan harga di tingkat konsumen Rp15.700 per liter.

Lebih lanjut, Rizal menjelaskan kebijakan terbaru distribusi MinyaKita mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat, yang mengatur penugasan DMO sebesar 35 persen dari total nasional.

Penugasan tersebut kini diberikan kepada BUMN, yakni Bulog, ID FOOD, dan Agrinas Palma, menggantikan skema sebelumnya yang menyerahkan distribusi MinyaKita kepada pihak swasta.

Melalui pengaturan baru itu, penyaluran MinyaKita tidak lagi melalui distributor, melainkan langsung dari Bulog, ID FOOD, dan Agrinas Palma kepada pengecer di pasar.

Distribusi difokuskan ke pasar-pasar SP2KP dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, sementara harga tebus dari gudang Bulog ditetapkan Rp14.500 per liter.

Dengan selisih Rp1.200 per liter, Bulog berharap pengecer tetap memperoleh margin wajar sehingga harga MinyaKita terkendali dan pasokan minyak goreng rakyat tetap stabil.

"Sehingga daerah-daerah tidak kekurangan lagi stok Minyakita," kata Rizal.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.