Sabalenka Bertemu Badosa di Semifinal Australia Open
Rabu, 22 Jan 2025, 06:52 WIBMELBOURNE - Juara bertahan dua kali, Aryna Sabalenka, berhasil melewati rintangan besar sebelum memastikan tempat di semifinal Australia Open. Di semi final, ia akan menghadapi Paula Badosa, penakluk Coco Gauff, di babak empat besar.
Di laga lain unggulÂan kedua di bagian putra, Alexander Zverev juga melaju ke semifinal, menyusul hasil pertandingan perempat final yang berlangsung, Selasa (21/1).
Sabalenka, yang menjadi unggulan teratas, sedang berusaha mencetak hattrick gelar Australia Open, sebuah pencapaian yang terakhir kali diraih oleh Martina Hingis 26 tahun lalu. Petenis asal Belarusia itu mempertahankan harapannya meski harus berjuang keras untuk mengalahkan unggulan ke-27 asal Russia, Anastasia Pavlyuchenkova, dengan skor 6-2, 2-6, 6-3.
Di usia 33 tahun, PavlÂyuchenkova tengah menikmati kebangkitan kariernya dan menjadi petenis perempuan tertua yang tersisa dalam turnamen ini.
Di semifinal, Sabalenka akan menghadapi Paula Badosa, yang mengejutkan dunia tenis dengan mengalahkan unggulan ketiga, Coco Gauff, 7-5, 6-4 di Rod Laver Arena. Kemenangan tersebut membawa petenis Spanyol itu ke semifinal Grand Slam pertamanya di usia 27 tahun.
âSaya merasa saÂngat emosional karena saya adalah tipe orang yang emosional. Saya ingin menunjukkan permainan terbaik dan berhasil melakukannya. Saya sangat bangga dengan performa kali ini,â ujar Badosa.
Kemenangan ini menjadi puncak dari kebangkitan luar biasa bagi Badosa, unggulan ke-11, yang tahun lalu berada di luar peringkat 100 besar akibat cedera patah tulang punggung.
âSetahun lalu, saya berada di sini deÂngan kondisi punggung cedera yang membuat saya bertanya-tanya apaÂkah harus penÂsiun dari tenis. Sekarang, saya bermain melawan para pemain terbaik dunia,â ungkap Badosa.
Coco Gauff, petenis Amerika Serikat unggulan ketiga, sebelumnya mencatat sembilan kemenangan beruntun musim ini, tetapi akhirnya tumbang menghadapi permainan solid Badosa.
Juara US Open 2020 itu langsung mendapat tekanan sejak awal set pertama dari permainan agresif Badosa, yang menjadi kunci kemenangan.
âSaya kecewa, tapi tidak sepenuhnya hancur,â ujar Gauff.
Dalam kondisi panas dan berangin, petenis Jerman, Alexander Zverev, berhasil mengalahkan Tommy Paul asal Amerika Serikat dengan skor 7-6 (7/1), 7-6 (7/0), 2-6, 6-1 untuk menjaga peÂluangnya meraih gelar Grand Slam pertama.
Petenis berusia 27 tahun itu sempat terganggu oleh sehelai bulu yang melayang di lapangan Rod Laver Arena saat dia sedang dalam posisi genting. ben/AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Nomor HP Lapor Pak Purbaya (Video Khas Koran Jakarta)
-
Carlos Alcaraz Simbol Era Baru Tenis Dunia
-
Wisata Rasa Bumi Pasundan Jadi Referensi Baru Pengembangan Pariwisata Jawa Barat
-
Alexander Zverev Amankan Tempat di Semifinal Australia Open Usai Kalahkan Learner Tien
-
Aldila Sutjiadi Siap Tampil di Australia Open 2026, Hadapi Wakil Tuan Rumah di Laga Perdana
-
Djokovic Kembali Bertanding, Sinner dan Keys Hadapi Ujian di Hari Kelima Australia Open
-
Privasi Pemain Jadi Sorotan, Australia Open Lakukan Evaluasi Kebijakan Kamera
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.