Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Demo Dukung Wapres Duterte Diikuti Lebih dari Sejuta Warga

📅 Selasa, 14 Jan 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demo Dukung Wapres Duterte Diikuti Lebih dari Sejuta Warga Doc: AFP/TED ALJIBE
Ket. Warga yang merupakan anggota kelompok agama yang berpengaruh di Filipina saat mengikuti aksi unjuk rasa damai di Manila pada Senin (13/1). Sekitar lebih dari sejuta warga Filipina berpartisipasi dalam unjuk rasa ini untuk menyuarakan penolakan pemakzulan

MANILA – Lebih dari satu juta orang bergabung dalam unjuk rasa di ibu kota Filipina yang diselenggarakan oleh kelompok agama yang menentang langkah Kongres untuk memakzulkan Wakil Presiden Sara Duterte, yang mungkin merupakan unjuk kekuatan untuk mengejutkan para pengkritiknya.

Anggota Iglesia ni Cristo dengan mengenakan kemeja putih, mengadakan unjuk rasa untuk perdamaian pada Senin (13/1) di tengah perseteruan yang semakin dalam antara Wapres Duterte dan Presiden Ferdinand Marcos Jr.

Sekitar 1,5 juta orang telah memenuhi Quirino Grandstand yang bersejarah di Kota Manila dan jalan-jalan di dekatnya hingga tengah hari, menurut polisi, menjelang acara pukul 4 sore.

Iglesia mempromosikan aksi demonstrasi tanggal 13 Januari yang dilakukan di sejumlah provinsi utama sebagai bentuk dukungan terhadap penentangan Presiden Marcos Jr terhadap langkah para legislator untuk menggulingkan wakilnya, saat hubungan antara dinasti politik paling populer di negara itu telah runtuh.

Aksi unjuk rasa besar-besaran di Manila ini menunjukkan bagaimana keluarga Duterte masih memegang pengaruh politik, meskipun tidak sekuat saat mantan Presiden Rodrigo Duterte berkuasa.

"Jika pesannya adalah untuk mengesampingkan politik dan mendukung pernyataan presiden untuk mengesampingkan pemakzulan, saya pikir banyak yang akan berpikir dua kali tentang pemakzulan," kata Senator Sherwin Gatchalian kepada stasiun radio lokal DWIZ.

“Dukungan dari Iglesia, yang dikenal dengan pemungutan suara secara blok, penting selama pemilu,” imbuh senator tersebut.

Filipina rencananya akan menyelenggarakan pemilihan paruh waktu pada Mei mendatang.

Upaya Melindungi

Sementara itu anggota parlemen France Castro, yang mendukung petisi pemakzulan terhadap wakil presiden, seperti dikutip oleh Inquirer, mengatakan bahwa aksi unjuk rasa ini merupakan upaya untuk melindungi Duterte dari akuntabilitas.

Saat ini Sara Duterte menghadapi tiga tuntutan pemakzulan, yang semuanya diajukan ke DPR pada bulan Desember, yang berpusat pada tuduhan bahwa ia menyalahgunakan dana publik. Wapres Duterte membantah telah melakukan kesalahan apapun.

Presiden Marcos Jr sendiri telah menjauhkan diri dari upaya untuk menggulingkan Duterte, dan menyebut keretakannya dengan wakil presiden tersebut sebagai sebuah “badai dalam cangkir teh”.

Pertikaian itu terjadi setelah Wapres Duterte mengatakan pada November lalu bahwa jika dia terbunuh, dia telah mengatur pembunuhan presiden, istrinya, dan sepupunya yang saat ini menjadi ketua DPR.

“Unjuk rasa ini dapat menjadi pengingat bagi kubu Marcos tentang apa yang telah dan masih dapat dilakukan oleh gerakan People Power untuk menggulingkan kediktatoran,” ucap Michael Henry Yusingco, seorang peneliti senior di Ateneo Policy Centre.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.