Presiden Biden Anugerahi Paus Fransiskus Medali Kebebasan, yang Merupakan Penghargaan Sipil Tertinggi dari AS

Senin, 13 Jan 2025, 01:00 WIB

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, pada hari Sabtu (11/1), berbicara dengan Paus Fransiskus dan menganugerahinya Presidential Medal of Freedom with Distinction, penghargaan sipil tertinggi negara itu.

"Ini adalah pertama kalinya selama empat tahun masa jabatannya,  Biden menganugerahkan medali tersebut dengan pujian," kata Gedung Putih.

Ket. Foto: Paus Fransiskus menyapa umat di Vatikan, Sabtu (11/1). — Sumber: AFP/Eduardo Leal

Dikutip dari The Straits Times, Biden, 82 tahun, akan meninggalkan jabatannya pada tanggal 20 Januari. Untuk mengawasi tanggapan federal terhadap kebakaran di California, ia membatalkan perjalanan ke Roma minggu ini, di mana ia akan bertemu Paus Fransiskus secara langsung.

Sebagai seorang penganut Katolik seumur hidup yang telah bertemu Paus beberapa kali, Biden mengatakan kepada wartawan pada tanggal 10 Januari bahwa ia kecewa karena membatalkan perjalanan tersebut, tetapi merasa lebih penting untuk tetap berada di Washington.

Presidential Medal of Freedom diberikan kepada individu yang telah memberikan kontribusi teladan bagi kemakmuran, nilai-nilai, atau keamanan AS, perdamaian dunia, atau upaya sosial, publik, atau pribadi penting lainnya.

Seminggu yang lalu, Biden menganugerahkan Presidential Medal of Freedom kepada mantan menteri luar negeri Hillary Clinton, koki Jose Andres, dan konservasionis Jane Goodall. 

Gedung Putih mengatakan Biden berbicara melalui telepon dengan Paus Fransiskus pada 11 Januari dan menyatakan penyesalannya yang mendalam karena tidak dapat mengunjungi Roma dan Kota Vatikan.

Memajukan Perdamaian

Kedua pemimpin membahas upaya untuk memajukan perdamaian di seluruh dunia, termasuk upaya Paus Fransiskus untuk meringankan penderitaan masyarakat rentan, katanya.

Dalam penghormatannya untuk Paus Fransiskus, yang lahir dengan nama Jorge Bergoglio di Argentina,  Biden memuji kehidupan pemimpin agama tersebut yang penuh pengabdian kepada "mereka yang tak bersuara dan rentan di seluruh Argentina" serta pengabdiannya seumur hidup kepada kaum miskin.

"Seorang pastor yang penyayang, ia dengan gembira menjawab pertanyaan anak-anak tentang Tuhan. Seorang guru yang menantang, ia memerintahkan kita untuk memperjuangkan perdamaian dan melindungi planet ini," tulis Biden.

"Paus pertama dari Belahan Bumi Selatan, Paus Fransiskus tidak seperti Paus-paus sebelumnya. Di atas segalanya, ia adalah Paus Rakyat - cahaya iman, harapan, dan cinta yang bersinar terang di seluruh dunia."

Baik Biden maupun Paus Fransiskus telah dilemahkan oleh peristiwa global, kata Massimo Faggioli, seorang akademisi Italia di Universitas Villanova yang mengikuti kepausan.

"Sangat sulit untuk meremehkan betapa tragisnya momen ini bagi kedua pria dengan cara yang berbeda. Karena apa yang bisa salah memang salah dalam beberapa tahun ini," katanya. 

Paus Fransiskus telah mendorong diakhirinya perang Russia dengan Ukraina dan mengkritik kampanye militer Israel terhadap kelompok militan Palestina, Hamas. Kedua konflik tersebut masih berlangsung.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.