Pasar Wait and See Sikap BI, Berikut Prediksi Pergerakan IHSG Awal Pekan
Senin, 13 Jan 2025, 09:23 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berÂpotensi menguat dalam perdagangan awal pekan ini. PerÂgerakan IHSG bakal dipengaruhi sentimen internal.
VP Marketing, Strategy and Planning PT Kiwoom SekuÂritas Indonesia, Oktavianus Audi melihat pasar yang masih akan wait and see seiring dengan penantian arah pandangan kebijakan dari Bank Indonesia (BI). Karenanya, Audi memÂproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Senin (13/1), bergerak mixed cenderung menguat terbatas di rentang level support 7.020 dan resisÂtance 7.158.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/1) sore, ditutup menguat 24,28 poin atau 0,34 persen ke poÂsisi 7.088,87 di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.
âBursa regional Asia cenderung bergerak melemah. PaÂsar tampaknya masih waspada terhadap melambatnya peÂmangkasan suku bunga The Fed serta keputusan bank senÂtral Tiongkok (PBoC),â sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Dijelaskan, melambatnya pemangkasan suku bunga acuan The Fed masih membebani pasar, seiring dengan kekhawatiran terhadap kebijakan Presiden terpilih AS DoÂnald Trump, serta pasar yang tengah menunggu rilis angka penggajian AS.
Data itu diharapkan akan membentuk prospek kebijakÂan The Fed pada tahun ini, yang mana data penggajian DeÂsember 2024 diproyeksikan menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang moderat tetapi kuat.
Laporan lapangan kerja yang positif akan memperkuat argumen untuk lebih sedikit pemangkasan suku bunga oleh The Fed tahun ini, sejalan dengan risalah FOMC terbaru yang menunjukkan potensi perlambatan dalam pelonggarÂan kebijakan di tengah kekhawatiran baru terhadap inflasi.
Sebagian kekhawatiran itu terkait dengan kebijakan yang diantisipasi dari Presiden terpilih Donald Trump.
Dari regional, bank sentral Tiongkok (PBoC) menangÂguhkan pembelian obligasi pemerintah di pasar terbuka karena kekurangan pasokan. Bank sentral menyatakan pembelian akan dilanjutkan pada waktu yang tepat berÂdasarkan kondisi pasar.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
AHY Dorong Hunian TOD di Kota Besar untuk Atasi Keterbatasan Lahan
-
Liga Champions: Gol Penalti Yamal Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Newcastle
-
Regulasi Baru Guncang Peta Persaingan F1
-
Pemeriksaan Fadia Arafiq di KPK
-
Tak Tanggung-tanggung, Maluku Sajikan 47 Event Wisata di 2026 untuk Dongkrak Kunjungan Turis
-
Whoosh Ngebut Lagi, 62 Perjalanan Siap Layani Penumpang
-
Singkirkan Khamenei, Trump Ingin Lanjutkan Perundingan dengan Pemimpin Baru Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.