Racun nyamuk bakar jadi penyebab kebakaran rumah warga Mukomuko
Minggu, 05 Jan 2025, 16:35 WIBMukomuko -- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melaporkan bahwa kebakaran satu bangunan rumah warga Desa Sumber Makmur, Kecamatan Sungai Rumbai karena racun nyamuk bakar.
"Kami sudah dapat laporan dari petugas di lapangan terkait penyebab Kebakaran rumah warga Desa Sumber Makmur karena racun nyamuk bakar," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Mukomuko Ramdani saat dihubungi dari Mukomuko, Ahad.
Satu unit rumah di wilayah Desa Sumber Makmur, Kecamatan Sungai Rumbai hangus terbakar pada Sabtu dini hari, tetapi ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Bangunan rumah yang hangus terbakar tersebut milik Barul, warga Desa Sumber Makmur, Kecamatan Sungai Rumbai.
Dia mengatakan, bahwa kejadian kebakaran bangunan rumah warga tersebut sebelum shalat Subuh dan kejadian tersebut sangat cepat sehingga tidak ada bangunan rumah yang bisa diselamatkan.
Sedangkan mobil pemadan kebakaran yang berada dekat dari lokasi kebakaran rumah warga tersebut berada di Kecamatan Ipuh atau sejauh sekitar 30 kilometer dari tempat kejadian kebakaran.
Ia menyebutkan, daerah ini memiliki lima mobil damkar yang beroperasi dan tersebar satu unit di Kecamatan Ipuh, satu di Kecamatan Penarik, satu di Kecamatan Lubuk Pinang, dan dua di Kecamatan Kota Mukomuko.
Masih ada dua mobil damkar yang rusak di belakang Kantor Dinas Satpol PP Mukomuko, namun sampai sekarang mobil tersebut belum diperbaiki.
Untuk itu, katanya, instansinya mengusulkan kalau dapat setiap kecamatan ada mobil damkar agar biasa menjangkau seluruh wilayah daerah ini.
Sementara itu, ia mengatakan, instansinya tahun 2024 menangani sebanyak 17 kejadian kebakaran rumah dan lahan yang terjadi di wilayah tersebut sejak Januari 2024, yang terdiri atas sembilan kejadian kebakaran rumah dan delapan kebakaran lahan.
"Banyak rumah yang terbakar tidak bisa diselamatkan karena jangkauan tempat kejadian peristiwa kebakaran dengan wilayah yang ada mobil damkar terlalu jauh," demikian Ramdani.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Tak Lagi Diproduksi, SUV Listrik Volkswagen ID.4 Diskon Besar-besaran
-
Kenapa Nateh Dikenalkan Lewat Panjat Tebing? Ini Cara Unik Dosen ULM Promosikan Wisata
-
Kebakaran Besar di Bangka Selatan, Ratusan Orang Mengungsi di Sekolah, Pemprov Dirikan Tenda dan Dapur Umum
-
Polda Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran 26 Gudang di Tangerang
-
Pemerintah Targetkan Realisasi Insentif Motor Listrik Tetap di Tahun Ini
-
Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
-
Klub-Klub Manfaatkan Waktu Jelang Jeda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.