BPJS Ketenagakerjaan dan Gapura Angkasa Perluas Akses Pembiayaan Rumah bagi Pekerja

Jumat, 23 Okt 2026, 16:40 WIB

JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan PT Gapura Angkasa menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan untuk memperluas akses pembiayaan rumah bagi pekerja. Kegiatan yang berlangsung di kantor PT Gapura Angkasa, Jakarta, Rabu (21/10/2026), ini menjadi upaya bersama dalam mendukung kesejahteraan karyawan melalui kemudahan memperoleh hunian yang layak.

Pekan MLT Perumahan berlangsung serentak di 11 Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan pada 19–23 Oktober 2026. Di wilayah DKI Jakarta, kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya, Direktur Human Capital PT Gapura Angkasa Anak Agung Made Hardika, serta Direktur Operasional PT Gapura Angkasa Ruli Wijaya.

Ket. Foto: BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan PT Gapura Angkasa menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan untuk memperluas akses pembiayaan rumah bagi pekerja. Kegiatan yang berlangsung di kantor PT Gapura Angkasa, Jakarta, Rabu (21/10/2026), ini menjadi upaya bersama dalam mendukung kesejahteraan karyawan melalui kemudahan memperoleh hunian yang layak. — Sumber: BPJS Ketenagakerjaan

Kolaborasi ini mempertemukan peran BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan dengan PT Gapura Angkasa yang bergerak di bidang layanan ground handling penerbangan. Sinergi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung produktivitas dan keberlanjutan perusahaan melalui pemenuhan kebutuhan dasar karyawan.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya mengatakan, MLT Perumahan merupakan wujud komitmen lembaganya dalam memberikan Value Beyond Protection atau manfaat yang melampaui perlindungan dasar. Melalui program ini, peserta tidak hanya mendapatkan perlindungan dari risiko sosial ekonomi, tetapi juga dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga.

"Melalui MLT Perumahan, kami ingin membantu para pekerja mewujudkan impian memiliki rumah sendiri. Karena bagi kami, kesejahteraan pekerja bukan hanya tentang perlindungan ketika risiko terjadi, tetapi juga bagaimana mereka dapat membangun kehidupan yang lebih baik bersama keluarga," ujar Trisna.

Program MLT Perumahan menyediakan beberapa pilihan fasilitas pembiayaan yang dapat dimanfaatkan peserta sesuai kebutuhan. Fasilitas tersebut meliputi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga Rp500 juta, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) hingga Rp150 juta, serta Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) hingga Rp200 juta.

Selain fasilitas bagi peserta, BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja (FPPP) bagi pengembang yang memenuhi ketentuan. Beragam fasilitas ini diharapkan dapat membantu pekerja memperoleh rumah maupun memperbaiki kondisi hunian yang telah dimiliki.

Meski demikian, calon penerima manfaat harus memenuhi sejumlah persyaratan sebelum mengajukan pembiayaan. Peserta wajib terdaftar dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) minimal satu tahun, berstatus aktif dengan pembayaran iuran yang tertib, serta memenuhi ketentuan kelayakan kredit dari bank penyalur.

Khusus fasilitas KPR dan PUMP, pembiayaan ditujukan untuk kepemilikan rumah pertama. Persyaratan tersebut menjadi bagian dari ketentuan program agar fasilitas dapat dimanfaatkan oleh peserta yang memenuhi kriteria.

Pekan MLT Perumahan juga menjadi kesempatan bagi pekerja untuk memperoleh penjelasan secara langsung mengenai mekanisme pembiayaan. Peserta dapat berkonsultasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan mitra perbankan, termasuk Bank BJB, mengenai persyaratan administrasi, simulasi angsuran, hingga tahapan pengajuan.

Layanan konsultasi ini diharapkan membantu pekerja memahami pilihan pembiayaan sebelum mengambil keputusan finansial. Dengan informasi yang lebih jelas, peserta dapat mempertimbangkan jenis fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan hunian dan kemampuan membayar masing-masing.

Bagi PT Gapura Angkasa, penyelenggaraan Pekan MLT Perumahan menjadi salah satu langkah untuk memperluas dukungan terhadap kesejahteraan karyawan. Perhatian perusahaan tidak hanya diarahkan pada penciptaan lingkungan kerja yang profesional dan produktif, tetapi juga pada akses terhadap program yang dapat meningkatkan kualitas hidup pekerja beserta keluarganya.

Sebagai perusahaan jasa kebandarudaraan dengan lebih dari 10.000 karyawan, PT Gapura Angkasa menempatkan sumber daya manusia sebagai aset strategis. Karyawan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas layanan, keselamatan, dan keunggulan operasional perusahaan.

Direktur Human Capital PT Gapura Angkasa Anak Agung Made Hardika menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengenal fasilitas pembiayaan perumahan yang tersedia. Menurutnya, program MLT dapat menjadi salah satu bentuk manfaat tambahan yang mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pekerja.

"Dengan adanya layanan MLT ini, seperti Kredit Pemilikan Rumah dan sebagainya, akan membantu Gapura juga untuk memberikan manfaat kepada karyawan kami. Karena pada dasarnya, perumahan merupakan salah satu kebutuhan primer," ungkap Anak Agung.

Dukungan tersebut sejalan dengan upaya perusahaan membangun lingkungan kerja yang memperhatikan keseimbangan antara pencapaian kinerja dan kesejahteraan karyawan. PT Gapura Angkasa berharap semakin banyak pekerja memahami serta memanfaatkan fasilitas pembiayaan perumahan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial mereka.

Perusahaan meyakini kesejahteraan karyawan turut menjadi fondasi keberlanjutan bisnis. Pekerja yang memiliki rasa aman dan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Direktur Operasional PT Gapura Angkasa Ruli Wijaya juga menegaskan dukungan perusahaan terhadap kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendorong kesejahteraan pekerja.

"Sinergi antara PT Gapura Angkasa dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk nyata dari program-program pemerintah untuk menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia, dalam hal ini khususnya di PT Gapura Angkasa," ujar Ruli.

Hingga September 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan dana sebesar Rp2,22 triliun untuk 1.026 unit pembiayaan KPR, PUMP, dan PRP melalui program MLT. Pada periode yang sama, terdapat 124 perusahaan pengembang yang membangun sebanyak 14.087 unit rumah, dengan capaian DKI Jakarta tercatat sebagai yang tertinggi secara nasional.

Trisna menilai capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi pemanfaatan MLT Perumahan di kalangan pekerja. Karena itu, pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan perusahaan dan perbankan agar informasi serta akses terhadap fasilitas tersebut dapat menjangkau lebih banyak peserta.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada PT Gapura Angkasa dan Bank BJB atas dukungan dalam penyelenggaraan Pekan MLT Perumahan di wilayah DKI Jakarta. Kerja sama antara lembaga jaminan sosial, perusahaan, dan sektor perbankan diharapkan mampu memperluas pemahaman pekerja mengenai manfaat program sekaligus mendorong pemanfaatannya secara optimal.

Trisna juga mengajak para pekerja memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mencari informasi dan berkonsultasi mengenai pembiayaan rumah. Ia berharap fasilitas yang tersedia dapat membantu semakin banyak peserta mendekati impian memiliki hunian bagi keluarga.

"Kami mengajak seluruh pekerja untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk mencari informasi dan berkonsultasi dengan BPJS Ketenagakerjaan maupun bank mitra. Harapannya, semakin banyak pekerja yang dapat merasakan manfaat program ini dan selangkah lebih dekat untuk mewujudkan rumah impian bagi keluarganya," tutup Trisna.

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Ceger turut menegaskan komitmennya untuk mendampingi pekerja dalam mengakses fasilitas pembiayaan perumahan. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami tahapan pengajuan sekaligus meningkatkan pemanfaatan program MLT.

Pihak kantor cabang menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi proses pengajuan pembiayaan melalui kerja sama dengan mitra perbankan. Upaya tersebut ditujukan agar pekerja di wilayah Jakarta Ceger dapat merasakan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan mereka.

Sinergi dengan PT Gapura Angkasa juga dipandang sebagai langkah untuk menjangkau lebih banyak peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Melalui kegiatan ini, pekerja diharapkan memperoleh informasi yang memadai mengenai fasilitas pembiayaan rumah serta dapat menyesuaikannya dengan kondisi keuangan masing-masing.

BPJS Ketenagakerjaan mengimbau para pekerja agar tidak ragu mencari informasi dan memanfaatkan layanan konsultasi yang tersedia. Program MLT Perumahan diharapkan menjadi salah satu upaya nyata untuk memperluas akses kepemilikan hunian sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.