Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selain Tidak Layak, Penggunaan Istilah 'Rakyat Jelata' Juga Tidak Inklusif

📅 Senin, 30 Des 2024, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ini tidak hanya melukai perasaan masyarakat tetapi juga mengindikasikan ketidakpedulian pemerintah pada fenomena bahasa Indonesia. Kesalahan penggunaan istilah ‘rakyat jelata’ ini membuktikan bahwa bahasa tidak sekadar makna yang tertuang dalam kamus, tetapi juga menyangkut konteks yang harus dipahami para penuturnya. Kegagalan dalam memahami konteks ini dapat berimbas pada kegagalan dalam merangkul semua golongan, seperti yang terjadi pada kasus ‘rakyat jelata’.The Conversation

Billy Nathan Setiawan, PhD (Applied Linguistics), University of South Australia

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

21 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

36 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.