- Home
-
- Luar Negeri
-
- Hubungan Baik Tiongkok dan...
Hubungan Baik Tiongkok dan Jepang Dapat Hadirkan Stabilitas di Asia
Sabtu, 28 Des 2024, 01:00 WIBBEIJING â Menteri Luar Negeri (Menlu) Tiongkok, Wang Yi, dan Menlu Jepang, Takeshi Iwaya, menyepakati hubungan baik kedua negara dapat menghasilkan stabilitas di kawasan, khususnya Asia. Ketika hubungan Tiongkok-Jepang stabil, Asia akan lebih stabil sehingga Asia akan dapat memainkan peran yang lebih penting bagi dunia.
"Kedua pihak ingin terus melakukan pertukaran dan kerja sama di berbagai tingkatan dan melalui berbagai saluran, meningkatkan saling pengertian dan kepercayaan, menangani perselisihan dan perbedaan dengan tepat, dan mendorong pertumbuhan hubungan bilateral yang sehat dan stabil di jalur yang benar," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing, Kamis (26/12).
Seperti dikutip dari Antara, Mao Ning menjelaskan kedua menlu sepakat hubungan Tiongkok dan Jepang telah jauh melampaui lingkup bilateral. Dalam pertemuan yang berlangsung pada 25 Desember 2024 tersebut, kedua menlu menyepakati signifikansi hubungan kedua negara.
Selain kedua menlu, hadir juga Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok Sun Yeli dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi Jepang Toshiko Abe.
Mao Ning menyebut Tiongkok dan Jepang mencatat kemajuan mereka dalam pertukaran antarmasyarakat dan budaya sejak pertemuan pertama dan mencapai 10 kesepakatan tentang pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang seperti pemuda, pendidikan, pariwisata, twin-city olahraga, industri budaya dan hiburan, media dan lembaga pemikir, perempuan, dan lainnya.
"Kedua pihak berharap pertemuan tersebut dapat memperluas dan memperkaya pertukaran bilateral, menciptakan lingkungan dukungan publik yang sehat dan rasional, mengembangkan persepsi bersama yang benar dan objektif, membangun lebih banyak jembatan interaksi yang bersahabat antara kedua bangsa untuk mendorong perkembangan hubungan Tiongkok-Jepang yang sehat dan stabil," kata Mao Ning.
Enam Usulan
Dalam pertemuan itu, Menlu Tiongkok Wang Yi juga mengajukan enam usulan soal langkah selanjutnya dalam mempromosikan hubungan Tiongkok-Jepang.
Pertama, mengarahkan ulang pemahaman strategis. Jepang diharapkan menyesuaikan diri dengan tren zaman dengan memandang perkembangan Tiongkok secara objektif, niat baik dan melakukan kebijakan positif terhadap Tiongkok.
Kedua, menjaga rasa saling percaya antara kedua belah pihak. Tiongkok berharap Jepang mematuhi empat dokumen politik antara Tiongkok dan Jepang guna memastikan fondasi hubungan kedua negara tidak akan rusak atau terguncang. Jepang juga harus menepati janjinya terkait isu-isu sensitif utama seperti sejarah dan Taiwan.
Ketiga, memperkuat komunikasi dan dialog dengan cara melakukan pertukaran di semua tingkatan dan melalui berbagai saluran untuk meningkatkan saling pengertian dan kepercayaan.
Keempat, bekerja sama untuk tujuan yang saling menguntungkan. Tiongkok akan memanfaatkan potensi kerja sama di bidang yang sedang berkembang dan bersama-sama mempertahankan ekosistem perdagangan dan investasi yang stabil dan adil serta terbuka dalam rantai pasok global.
Kelima, Tiongkok-Jepang harus mendorong pertukaran masyarakat dan budaya sebagai fondasi sosial dan menjaga opini publik untuk persahabatan Tiongkok-Jepang.
Keenam, perlu ada cara untuk menyelesaikan masalah dan perbedaan dengan mekanisme yang tepat serta menghindari pembiaran masalah yang malah merusak hubungan antara kedua negara.
Berita Terkait:
-
Membangun Jakarta semakin Inklusif untuk Disabilitas
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
-
Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok
-
LG Loves School Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Di SMKN 2 Tangerang Selatan
-
Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir
-
Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan
-
Analis Intelejen Sebut Strategi Baru AS Lewat NATO Bidik 'Poros Otokratis' dan Gerus Kekuatan Russia–Tiongkok dan Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.