Banyak Sekali, 101 Warga di Filipina Terluka Akibat Kembang Api

Sabtu, 28 Des 2024, 00:07 WIB

Moskow - Sedikitnya 101 orang terluka akibat kembang api pada malam perayaan Tahun Baru, kata Kementerian Kesehatan Filipina pada Jumat.

"Hingga Jumat pukul 6 pagi, kami menerima laporan bahwa ada 101 korban luka di seluruh negeri akibat kembang api," kata Kemenkes Filipina di media sosial.

Ket. Foto: Ilustrasi. Suasana Pesta kembang api pada malam tahun baru 2019 di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat, Selasa (1/1/19). — Sumber: ANTARA JABAR/Novrian Arbi

Data tersebut diperoleh dari fasilitas kesehatan, kata kementerian tersebut.

Sebagian besar korban disebutkan berusia di bawah 19 tahun, dan insiden itu paling sering terjadi di wilayah metropolitan.

Menurut Kemenkes, korban luka paling banyak disebabkan oleh peluncuran kembang api ilegal.

Tindakan itu dapat menyebabkan amputasi, kebutaan, kehilangan pendengaran, dan pada sejumlah kasus dapat berujung kematian, kata Kementerian menambahkan.

Departemen Kesehatan Filipina terus memantau situasi tersebut dan memperingatkan masyarakat soal penggunaan kembang api, menurut pernyataan tersebut.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.