Kemensos Siapkan Skema Bantuan Antisipasi Kenaikan PPN
Senin, 23 Des 2024, 20:05 WIBJAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyiapkan skema bantuan untuk mengantisipasi kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 menjadi 12 persen. Program jaring pengaman sosial dan percepatan penyelenggaraan program kesejahteraan sosial akan ditingkatkan.
Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijakan Strategis, Andy Kurniawan mengatakan program reguler bantuan sosial Kemensos akan diperkuat. Pihaknya juga menunggu program bansos tambahan dari pemerintah yang rencananya juga akan digelontorkan.
âHingga saat ini bantuan sosial tambahan masih dalam tahap pembahasan, diharapkan dapat menjadi bantalan untuk membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, khususnya keluarga miskin,â ujar Andy, dalam keterangannya kepada awak media, Senin (23/12).
Selain bantuan sosial, kata dia, kenaikan PPN 12 persen ini juga akan dikawal dengan bantuan pemberdayaan untuk peningkatan pendapatan keluarga miskin melalui pemberian bantuan modal usaha bagi PKH graduasi. KPM yang dinyatakan lulus dan tidak lagi menerima bantuan pemerintah.
âTarget dari Gus Menteri graduasi ini direncanakan menyasar 480.000 KPM,â jelasnya.
Andy memastikan, program-program Kemensos ini akan disalurkan berdasarkan Data Tunggal Terpadu Kesejahteraan Sosial yang merupakan penyempurnaan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Program tersebut di diharapkan menjadi langkah strategis untuk mendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam mencapai target penurunan angka kemiskinan.
Dia menjelaskan, beberapa program bansos reguler yang akan digelontorkan Kemensos di antaranya percepatan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyasar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program tersebut semula dijadwalkan pada akhir triwulan I, akan dipercepat pada awal tahun 2025.
"Selain itu, Bantuan Pangan Non Tunai atau sembako untuk 18,8 juta KPM juga akan disalurkan setiap bulan, dan segera digelontorkan di awal Tahun 2025," lanjutnya.
Andy mengungkapkan, awal 2025 nanti, Kemensos juga akan menanggung bantuan makan bergizi gratis untuk 36.000 Penyandang Disabilitas dan 101.000 lansia. Khusus bantuan makan bergizi untuk penyandang disabilitas dan lansia akan dilaksanakan dengan menggandeng Kelompok Masyarakat di daerah, sehingga dapat menyokong peningkatan perekonomian lokal.
"Di era pemerintahan Prabowo-Gibran ini pula sebanyak 270.000 anak-anak yatim piatu juga akan diberikan santunan setiap bulannya," terangnya.
- Bantuan Sosial
- Kemensos
- PPN 12 Persen
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Kemenangan Beruntun Persija dalam Tiga Laga Usai Kalahkan Java United 1-0
-
Wagub Rano Dorong Pelestarian Budaya Kampung Jakarta Lewat Buku Filosofi Orang Kampung
-
Imbas Harga Kedelai Naik, Mendag Buka Opsi Subsidi Perajin Tempe
-
Cek Fakta: Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Dipastikan Tetap per 21 September 2026, Pertamax Masih Rp15.950
-
Ibu Kota Ingin Miliki Bartender Berstandar Asean
-
Kejuaraan paralayang internasional di Kabupaten Sumedang
-
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar, Kini Diusulkan Jadi Basis Pembiayaan UMKM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.