QRIS Bukan Cuma Alat Bayar, Kini Diusulkan Jadi Basis Pembiayaan UMKM
Selasa, 29 Sep 2026, 05:00 WIBJAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Fathi mendorong Bank Indonesia (BI) mengembangkan mekanisme yang memungkinkan riwayat transaksi QRIS menjadi salah satu basis analisis perbankan untuk melihat potensi dan kemampuan usaha pelaku UMKM.
Menurut dia, rekam transaksi QRIS dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas dan skala ekonomi UMKM. Data tersebut dinilai dapat membantu perbankan mengidentifikasi potensi pelaku usaha yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan sekaligus memperluas akses pembiayaan.
âSaya ingin memberikan catatan terkait dengan QRIS. Kita sangat yakin bahwa QRIS ini bisa membantu UMKM untuk lebih cepat tumbuh dan berkembang, khususnya dalam rangka koneksi kepada sistem perbankan,â ujar Fathi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Ia mengusulkan agar BI menyusun mekanisme yang memungkinkan historical transaction QRIS menjadi salah satu bahan analisis bagi perbankan.
Menurutnya, pemanfaatan data transaksi tersebut juga dapat mendorong lebih banyak UMKM menggunakan QRIS karena memiliki nilai tambah dalam membuka akses terhadap layanan perbankan.
âSehingga UMKM ini akan lebih semangat untuk menggunakan QRIS dan perbankan mengetahui potensi daripada UMKM-UMKM yang mungkin belum tersentuh oleh fasilitas maupun pelayanan perbankan,â katanya.
Dirinya menilai perluasan akses pembiayaan penting untuk mendorong UMKM berkembang dan naik kelas.
Ia juga mengapresiasi BI yang dinilai mampu menjaga stabilitas sistem moneter di tengah kondisi eksternal global.
âTentu kita mengapresiasi, di saat kondisi eksternal yang terjadi di dunia akhir-akhir ini, Bank Indonesia mampu untuk tetap membawa stabilitas bagi sistem moneter kita,â ujar Fathi.
Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa hingga Juni 2026, QRIS telah digunakan oleh 65,77 juta pengguna serta diterima oleh 44,86 juta merchant dengan 96,68 persen di antaranya merupakan UMKM.
BI memandang, perluasan QRIS tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendorong UMKM semakin terhubung dengan ekosistem ekonomi dan keuangan digital.
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan QRIS bukan lagi sekadar alat pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal, tetapi QRIS sudah menjadi pintu masuk utama, entry point, bagi UMKM ke dalam ekosistem keuangan digital.
- QR Code Indonesian Standard (QRIS)
- QRIS
- Akses Permodalan UMKM
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Dinsos Cianjur Catat 226 Ribu Warga Masuk Daftar Tunggu PBI JKN
-
Tuai Kecaman, RUPS FBS dan PMBS Dinilai Bertentangan dengan PK MA
-
Tak Sekedar Transaksi Digital, Jejak QRIS Penentu Akses Kredit
-
Studi Ungkap Pemanasan Ekstrem Picu Kepunahan dan Lonjakan Keanekaragaman Tanaman
-
ASDP Bakauheni Mengajar Sasar 700 Siswa, Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda
-
5 Tanda Usaha Anda Sudah Waktunya Beralih ke Pembayaran Cashless
-
Tetap Berada di Puncak Klasemen Liga Champions, Paris Saint-Germain Hantam Barcelona 4-2
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.