Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

Jumat, 23 Okt 2026, 03:47 WIB

JAKARTA – Sampah menjadi masalah di berbagai wilayah Jakarta, seperti Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Untuk itu, ada 29 mahasiswa Universitas Trisakti turun ke Duri Kosambi mengedukasi warga memilah sampah dari rumah. Mereka juga mengolahnya menjadi kompos dan eco enzyme. Mereka juga membuat lubang biopori serta manajemen bank sampah.

Kegiatan ini didukung Kemdiktisaintek melalui program Mahasiswa Berdampak: Aksara Sirkular. Ini kependekan dari Aksi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa. Dukungan tersebut diluncurkan Kemdiktisaintek 20 Juli. Mahasiswa yang terlibat berasal dari teknik pertambangan, perminyakan, lingkungan, arsitektur lanskap, dan manajemen.

Ket. Foto: Mahasiswa memberikan pelatihan pembuatan eco enzym kepada warga Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. — Sumber: Istimewa

Mereka dibimbing dosen pembimbing Rini Setiati (Teknik Perminyakan), Medina Nilasari (Manajemen), dan Dibyanti Danniswari (Arsitektur Lanskap).Pelatihan di Duri Kosambi ini sejalan dengan Instruksi Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo, yang mendorong Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Sampah digolongkan ke dalam kategori organik, anorganik, bahan berbahaya dan beracun, serta ­residu.

Warga juga dilatih memasarkan hasil olahan sampah secara digital marketing melalui desain kemasan produk yang menarik. Logo merek produk tersebut juga akan didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual untuk mendapatkan perlindungan hukum.

Lurah Duri Kosambi, Heri Nurdin, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Program ini ­sangat membantu Duri Kosambi menuju bebas sampah. Warga diingatkan untuk memilah sampah. Mereka bahkan mengedukasi cara mengolah sampah menjadi barang ­bernilai ekonomi yang bisa menambah pendapatan warga,” ujar Heri Nurdin beberapa hari lalu.

Sementara itu, pengurus Bank Sampah Delima Putih, M Zen, berterima kasih atas bantuan mahasiswa. “Kami sangat terbantu kehadiran para mahasiswa dan hibah alat-alat teknologi tepat guna ini, sehingga pekerjaan pengurus Bank Sampah Delima Putih menjadi lebih mudah,” ujar M Zen. Jar/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.