Tiga Wakil Kalah di Laga Pembuka
Kamis, 12 Des 2024, 06:55 WIBJAKARTA â Laga pembuka BWF World Tour Finals 2024, Rabu (11/12) menjadi momen yang sulit bagi wakil-wakil Indonesia. Andalan Indonesia seperti Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, dan pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahya Pratiwi, mengalami kekalahan di fase grup yang berlangsung di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Tiongkok.
Tunggal putra Jonatan Christie tumbang di tangan wakil tuan rumah, Shi Yu Qi, dalam laga pertama Grup B. Setelah bertarung sengit selama 63 menit, Jonatan menyerah dengan skor 16-21, 21-17, dan 8-21. Meski sempat memberikan perlawanan di gim kedua, Jonatan kembali tertekan di gim penentuan. Dia tertinggal jauh sejak awal dan harus meÂngakui keunggulan lawan yang tampil dominan.
Nasib serupa dialami tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang kalah dua gim langsung dari wakil Jepang, Aya Ohori, di laga pertama Grup A. Bertanding selama 38 menit, Gregoria menyerah dengan skor 15-21 dan 13-21. Meskipun sempat memulai dengan baik di awal gim kedua, kesalahan beruntun membuatnya kesulitan untuk bangkit dan mengimbangi permainan agresif dari Ohori.
Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahya Pratiwi juga gagal mencetak kemenangan dalam laga pertama Grup B. Mereka dihajar pasangan Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, dengan skor telak 6-21 dan 17-21. Meskipun sempat menunjukkan perbaikan permainan di gim kedua, Ana/Tiwi tak mampu meredam serangan pasangan ranking dua dunia itu dan harus mengakui keunggulan lawan.
Sementara itu, pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil meraih kemenangan dalam laga pertama Grup B. Tak hanya menang, Dejan/Gloria juga membalas kekalahan dari pasangÂan Jepang Hiroki Midorikawa/Natsu Sato. Dejan/Gloria menang 23-21, 16-21 dan 21-11.
Usai pertandingan GIoria mengatakan fakÂtor nonteknis harus benar-benar dijaga untuk persiapan ke laga selanjutnya. Selama ini, menurut Gloria, pekerjaan rumah dia dan Dejan lebih banyak di faktor ini. Dejan menambahkan, saat kalah di Kumamoto Masters, sebenarnya pola permainan mereka sudah benar. Hanya di gim kedua waktu itu eksekusi terÂakhirnya tidak pas. ben/G-1
- BWF World Tour Finals 2024
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.