Ternak di Papua Diserang Wabah Afrika, Kementan Harus 'Gercep'
Kamis, 12 Des 2024, 19:42 WIBJAKARTAâ Kementerian Pertanian (Kementan) bertindak cepat (gercep/gerak cepat) merespons wabah African Swine Fever (ASF) yang melanda peternakan babi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Penyakit ini menimbulkan ancaman serius bagi peternak akibat tingkat penularannya yang tinggi dan dampak fatal pada ternak.
Sebagai upaya konkret, Kementan melalui Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah mendistribusikan serum konvalesen SCoVet ASF.
Kepala BBVF Pusvetma, Edy Budi Susila menyebut sebanyak 40 ribu dosis serum ini dikirim secara bertahap melalui Dinas Peternakan Kabupaten Nabire. Langkah ini diharapkan dapat menekan penyebaran virus dan menurunkan angka kematian ternak akibat ASF.
"Pengiriman serum ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam membantu peternak menghadapi wabah ASF. Kami berharap SCoVet ASF dapat menjadi solusi yang efektif untuk menyelamatkan populasi babi di Nabire," kata Edy Budi, Kamis (12/12).
Selain distribusi serum, Kementan juga mengimbau peternak dan masyarakat untuk mematuhi protokol biosekuriti, melapor jika terdapat indikasi wabah, serta bekerja sama dengan otoritas setempat dalam pelaksanaan program penanggulangan ASF.
Kementan berkomitmen mendukung keberlanjutan sektor peternakan di Indonesia. Langkah ini tidak hanya menjaga kesehatan hewan tetapi juga membantu meminimalkan dampak ekonomi akibat wabah.
- Papua
- Kementerian Pertahanan
- Nabire
- Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH)
- Wabah
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Hilirisasi Tahap II Digulirkan, Sektor Energi Jadi Fokus Utama
-
Pemerintah Perluas Akses Digital 1.200 UMKM Lewat STARt x Genmatic
-
Warga Terdampak Banjir Jayapura Terima Bantuan 1 Ton Beras per Kampung
-
5 Rekomendasi MTI untuk Dongkrak Industri Penerbangan Nasional
-
Dua perjalanan Argo Parahyangan Dibatalkan Imbas Tabrakan Maut di Bekasi
-
Sejumlah Prodi Akan Ditutup, Komisi X DPR RI: Perguruan Tinggi Jangan hanya Jadi Pabrik Tenaga Kerja
-
Harga Plastik Bergejolak, Bapanas Ambil Langkah Cepat Demi Jaga Stok Beras SPHP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.