Australia dan Nauru Umumkan Perjanjian Keamanan Bersejarah

Selasa, 10 Des 2024, 02:20 WIB

SYDNEY - Australia dan negara Pasifik Nauru pada Senin (9/12) mengumumkan perjanjian keamanan penting yang memajukan tujuan Canberra untuk melemahkan pengaruh Tiongkok  yang semakin besar di kawasan itu.

Nauru mengejutkan banyak pengamat Pasifik tahun ini ketika negara itu tiba-tiba memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan demi Beijing. Negara ini bergabung dengan daftar negara Pasifik yang kian mendekati orbit Tiongkok, sebuah perkembangan yang telah mengguncang Australia dan sekutunya, Amerika Serikat.

Ket. Foto: PM Australia, Anthony Albanese — Sumber: AFP/ANDINA

“Perjanjian baru yang disepakati antara Australia dan Nauru dapat menghalangi upaya Tiongkok untuk lebih mengokohkan pijakannya di negara mikro Pasifik itu,” lapor kantor berita AFP, Senin.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Nauru akan meminta persetujuan Australia sebelum menandatangani perjanjian bilateral apapun mengenai keamanan maritim, pertahanan, dan kepolisian.

Sebagai imbalannya, Nauru akan menerima dukungan anggaran langsung sebesar 64 juta dollar dan tambahan 25 juta dollar AS untuk memperkuat kekuatan kepolisiannya yang sudah kewalahan.

"Perjanjian ini akan membuat kawasan kita lebih kuat dan lebih aman. Ini adalah hari yang baik bagi keamanan dan ketahanan kawasan Pasifik," kata Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.