Duh, Ojol Dicoret dari Penerima Subsidi BBM, Pemerintah Diingatkan Kemiskinan Baru Bisa Bertambah

Rabu, 04 Des 2024, 00:00 WIB

JAKARTA – Rencana pemerintah tak memasukan ojek online (ojol) sebagai penerima bahan bakar minyak (BBM) subsidi dikhawatirkan bisa memicu lahirnya kemiskinan baru. Pasalnya, jumlah driver ojek online cukup besar.

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, meyebut jumlah driver atau penarik ojel daring sekitar empat juta orang. Apabila ojol tak menikmati BBM subsidi, dampaknya bukan hanya empat juta itu saja, melainkan lebih banyak lagi.

Ket. Foto: Pengemudi ojek daring mengisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis pertalite di salah satu SPBU di Kota Serang, Banten, Jumat (29/11). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tengah mengkaji skema penghapusan — Sumber: ANTARA/Angga Budhiyanto

"Kalau satu orang menanggung empat anggota keluargakan, artinya ada 16 juta orang yang bergantung hidupnya dari ojol," urai Bhima menanggapi wacana pemerintah yang hendak meniadakan ojol dari kelompok penerima subsidi, Senin (2/12).

Dia menegaskan kalau ojol tidak diberikan subsidi BBM, bahkan mereka tidak mendapatkan kompensasi atas perubahan skema subsidi BBM, efeknya justru berisiko tinggi pada daya beli. Terlebih lagi, sebagian besar driver ojol itu masuk kelas menengah rentan.

"Jadi, perlu diperjelas, karena logika pemerintah keliru di mana ojol sama halnya dengan berusaha sehingga tidak perlu disubsidi, sementara plat kuning itu yang perlu mendapat subsidi BBM. Padahal plat kuning itu juga jasa transportasi sama juga dengan ojol," tandasnya.

Menurut Bhima, keduanya memang masuk dalam kategori berusaha sehinga harus ada kebijakan afirmatif untuk membantu mereka. Selama ini, lanjutnya, pemerintah sepertinya tak berpihak pada ojol. Indikasinya, pemerintah tidak mengarusutamakan ojol untuk menerima bantuan langsung tunai (BLT) atau berbagai program subsidi lainnya.

"Nah, sekarang kalau subsidi yang tersisa saja yakni subsidi BBM dikecualikan dari ojol maka efeknya banyak masyarakat akan keberatan dan itu akan diteruskan ke penumpang," ungkap Bhima.

Seperti diketahui, pemerintah tengah merancang skema baru untuk penyaluran subsidi energi, termasuk subsidi BBM. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan ojol kemungkinan tidak menjadi sasaran utama dalam subsidi BBM tepat sasaran karena lebih tepat dikategorikan sebagai bentuk usaha.

Menurutnya, tidak semua pengemudi ojol menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja. Beberapa di antaranya menggunakan kendaraan milik pengusaha yang memiliki armada motor dan menyewakannya kepada masyarakat.

Tahap Simulasi

Sementara itu, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan wacana ojol tidak dapat subsidi BBM yang tepat sasaran untuk pembelian pertalite masih dalam tahap simulasi. Wacana itu juga belum menjadi keputusan final. “Itu masih simulasi, semua masih simulasi. Jadi itu masih diskusi, masih simulasi, belum diputuskan. Jadi tunggu aja,” katanya.

Kementerian Sosial, ujar pria yang kerap disapa Gus Ipul itu, masih menunggu keputusan yang akan menjadi acuan mereka untuk mengambil langkah selanjutnya. "Jadi nanti seperti apa, tentu keputusan itulah yang akan menjadi pedoman kita selanjutnya. Jadi, apa yang disampaikan Pak ESDM itu baru simulasi," pungkasnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.