Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gantikan Heru Budi Hartono, Mayjen TNI Ariyo Windutomo Dilantik Jadi Kepala Sekretariat Presiden

📅 Jumat, 29 Nov 2024, 11:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gantikan Heru Budi Hartono, Mayjen TNI Ariyo Windutomo Dilantik Jadi Kepala Sekretariat Presiden Doc: ANTARA/Livia Kristianti
Ket. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

JAKARTA - Mayjen TNI Ariyo Windutomo resmi dilantik sebagai Kepala Sekretariat Presiden, pada Jumat (29/11) di Jakarta. Mensesneg Prasetyo Hadi berharap Mayjen Ariyo dapat segera beradaptasi dan berinovasi dalam tugas yang diemban.

Hal itu disampaikan Mensesneg Prasetyo Hadi di Jakarta, Jumat (29/11), usai melantik Mayjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Kepala Sekretariat Presiden menggantikan Kasetpres sebelumnya, Heru Budi Hartono, yang kini bertugas sebagai Staf Khusus Mensesneg untuk sejumlah bidang.

"Kami berharap dengan terjadinya kebijakan ini (pelantikan), masing-masing segera bisa beradaptasi, berinovasi," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi di Jakarta, Jumat.

Prasetyo mengatakan bahwa Kementerian Sekretariat Negara merupakan benteng terakhir dari segala keputusan Presiden RI sehingga tidak boleh ada kesalahan sedikit pun dalam tugas yang dijalankan.

Prasetyo juga menyampaikan pentingnya melakukan efisiensi dan komitmen pemberantasan korupsi sebagaimana arahan dan komitmen yang telah berulang kali ditekankan Presiden RI Prabowo Subianto.

"Kementerian Sekretariat Negara harus menjadi contoh," ujar Prasetyo Hadi.

Lebih jauh Mensesneg mengatakan bahwa penunjukan Mayjen Ariyo sebagai Kasetpres oleh Presiden Prabowo karena Presiden meyakini kemampuan Ariyo.

"Ya saya kira apa pun itu beliau pasti memilih yang terbaik yang beliau rasa mampu memberikan dukungan," ujarnya.

Mensesneg melanjutkan, "Kami paham betul track record beliau, Mayjen Ariyo itu memang sudah sepantasnya di situ, dan kami yakin beliau bisa menjalankan tugas-tugas dengan sebaik-baiknya."

Untuk tugas baru bagi Heru Budi Hartono yang kini menjadi Staf Khusus Mensesneg, kata dia, akan disesuaikan dengan pengalaman Heru selama ini.

Prasetyo menyatakan bahwa Heru adalah orang yang memiliki begitu banyak pengalaman, mulai dari pengalaman sebagai Kasetpres, pengalaman mendampingi presiden ketujuh RI Joko Widodo, hingga pengalaman menjadi Pj. Gubernur DKI Jakarta.

"Tentu dengan pengalaman beliau, kekhususannya tidak hanya satu bidang. Ilmunya sangat banyak, yang itu kita masih membutuhkan beliau untuk terus mengabdi di Kementerian Sekretariat Negara," ujar Prasetyo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.