Menhan Tegaskan Kekuatan Global Perlu Hormati Kedaulatan NKRI
Senin, 25 Nov 2024, 13:13 WIBJAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menekankan bahwa kekuatan global perlu menghormati kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebaliknya, RI juga menghormati kekuatan global.
âKita pun menghormati kekuatan global, tetapi juga tentunya kekuatan global perlu menghormati kemerdekaan dan kedaulatan NKRI,â kata Sjafrie saat rapat kerja dengan Komisi I DPR bersama Panglima TNI dan pimpinan tiga matra TNI lainnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/11).
Sebab, kata dia, Indonesia dituntut untuk berperan meredam ketegangan-ketegangan yang ada dalam menghadapi dinamika geopolitik global.
âBagaimana ketegangan-ketegangan global yang berlaku pasang surut, hubungan global Amerika Serikat dan Tiongkok, di mana ini semua menempatkan kita Indonesia sebagai faktor yang dituntut berperan untuk melakukan peredaan ketegangan,â tuturnya.
Hal tersebut, kata dia, lantaran Indonesia berada pada posisi non-blok yang mengutamakan perdamaian dan selalu mengisyaratkan agar persengketaan antarbangsa dihentikan.
Namun, dia menegaskan agar cinta terhadap tanah air tetap harus dikedepankan pada tataran yang lebih tinggi. âKita memang bangsa yang cinta perdamaian, tetapi kita pun bangsa yang harus lebih cinta kepada kemerdekaan, ini adalah pesan-pesan pendahulu kita, founding fathers kita dalam mendirikan negara kita,â katanya.
Dia menambahkan bahwa pihaknya juga mencermati dan mengantisipasi gangguan-gangguan terhadap eksistensi kedaulatan NKRI dengan mengantisipasi pula hal-hal yang sekiranya terjadi di dalam negeri. Termasuk, lanjut dia, berkaitan dengan gangguan insurgency (pemberontakan), khususnya di Papua.
"Dan kita juga mengantisipasi adanya kemungkinan hal-hal yang bisa jadi faktor yang mengganggu strategi nasional dalam rangka pembangunan ekonomi nasional," kata dia.
Pada kesempatan tersebut turut hadir Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Menteri Pertahanan RI Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi.
Diketahui, rapat tersebut beragendakan pembahasan rencana program 100 hari kerja Menhan RI, dan kesiapan Pilkada Serentak 2024.
- Menhan
- Kedaulatan NKRI
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Meskipun Kapasitas Produksi Meningkat, Prospek Industri Pulp dan Kertas Masih Menantang
-
Demo Mahasiswa Minta TNI Kembali ke Barak, Menhan Malah Akan Tempatkan Militer ke Kantor-kantor Pemerintah
-
Andre Onana Jadi Pemain Inti Saat Manchester United Lawan Lyon
-
Tak Mau Tertinggal, Sulteng Serius Dorong Transisi Energi Hijau
-
Hidayat Nur Wahid Tegaskan Pentingnya Pematangan Sekolah Rakyat
-
Konflik AS-Israel vs Iran Picu Blokade Selat Hormuz, Energi Global Terguncang
-
Gubernur DKI Minta Waduk Karian di Banten Segera Rampung demi Kejar Target 100 Persen Air Bersih di 2029
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.