Mendikdasmen Keluarkan Edaran Perkuat Muatan Implementasi Makan Bergizi Gratis
Selasa, 19 Nov 2024, 00:56 WIBJakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan akan mengeluarkan surat edaran kepada sekolah guna memperkuat muatan implementasi program Makan Bergizi Gratis sebagai program pemenuhan gizi sekaligus penguatan karakter peserta didik.
Mu'ti menerangkan pihaknya mengeluarkan surat edaran tersebut guna memastikan setiap sekolah memiliki pemaknaan yang sama mengenai program tersebut, sehingga implementasinya tidak hanya dilihat sebagai program pemenuhan gizi semata.
âKami nanti juga akan berikan surat edaran begitu ke sekolah-sekolah agar program Makan Bergizi Gratis itu tidak hanya menjadi program pemenuhan gizi secara kesehatan jasmani, tapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter,â kata Mu'ti di sela-sela kegiatan pertemuan Mendikdasmen dengan Organisasi Penyelenggara Pendidikan di Jakarta Selatan pada Senin.
Menurut dia, guru dapat menjelaskan kepada peserta didik mengenai muatan nilai-nilai karakter dalam setiap implementasi program Makan Bergizi Gratis, mulai dari nilai spiritual, toleransi, hingga tanggung jawab.
Berkaitan dengan nilai spiritual, misalnya, ia menjelaskan program Makan Bergizi Gratis juga dapat mengajarkan peserta didik mengenai nilai tersebut melalui aktivitas berdoa sebelum makan.
Selain itu, Mu'ti menambahkan kegiatan mengantre dan mengambil makanan secukupnya dalam program Makan Bergizi Gratis yang dilakukan secara prasmanan secara tidak langsung pula mengajarkan peserta didik mengenai nilai toleransi dan tenggang rasa dengan teman sekelasnya.
Adapun berkaitan dengan penguatan nilai tanggung jawab, ia menjelaskan program Makan Bergizi Gratis dapat mengajarkan dan menguatkan nilai tanggung jawab kepada peserta didik dengan meminta mereka membawa dan mencuci alat makan masing-masing yang dibawa dari rumah.
âKemudian berbagai nilai lain, sehingga kami nanti coba berikan panduannya agar program Makan Bergizi Gratis itu sekali lagi tidak semata-mata untuk pemenuhan gizi yang berkaitan kesehatan jasmani, namun juga bagian dari pembentukan pendidikan karakter,â ujarnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Program Makan Bergizi Gratis di Papua Barat Daya Belum Merata, Dua Daerah Masih Tertunda
-
Mudik Lebaran 2026: Terpadu, Aman, dan Efisien Berkat Koordinasi Semua Pihak
-
SGC Dorong Petani Lampung Bangkit dengan Skema Kemitraan Tebu
-
MBG Ciptakan 600 Ribu Lapangan Kerja dan Dongkrak Ekonomi Lokal
-
Indonesia Masters 2026: Sebanyak 16 Wakil Indonesia dari Lima Sektor ke Babak Kedua
-
Tradisi Tumpengan Diusulkan Jadi Kekayaan Intelektual Gastronomi Nasional
-
Cirebon Krisis Produksi! Pemkot Luncurkan ‘Gapura Pangan’ untuk Amankan Pasokan dari Luar Daerah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.