Pemerintah Bentuk Tim Penyelaras Pembinaan Calon Pekerja Migran
Sabtu, 16 Nov 2024, 03:25 WIBJAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Abdul Kadir Karding, mengatakan, pemerintah akan membentuk tim penyelarasan untuk penguatan proses pembinaan CPMI sebelum berangkat bekerja ke luar negeri. Harapannya tim tersebut dapat mempercepat proses adaptasi para PMI ketika bekerja ke luar negeri.
âSehingga kami membentuk tim untuk mencocok-cocokkan, mana yang bisa disatukan ke depannya,â ujar Karding, usai bertemu dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro, di Jakarta, Jumat (15/11).
Dia menyebut, sangat penting jika sejak di perguruan tinggi ada kurikulum yang dipersiapkan agar sesuai dengan kebutuhan kerja di luar negeri. Ketika peluang job order itu muncul, tenaga kerja kita sudah siap.
Karding menyatakan, pihaknya akan menginformasikan terkait lapangan kerja yang tersedia ke instansi-instansi pendidikan sehingga dapat menyiapkan kompetensinya tanpa berkali-kali pelatihan. Di sisi lain, Purna Pekerja Migran Indonesia bisa mendapatkan pelatihan agar bisa memperoleh kompetensi sehingga mereka tetap berdaya.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding (tengah) menemui Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi (kanan) guna membahas upaya perlindungan bagi pekerja migran Indonesia di Jakarta, Jumat (15/11).
âTidak semua pekerja migran yang pulang ke Tanah Air tingkat ekonomi dan taraf kehidupannya membaik. Jadi, pelatihan ini dimaksudkan untuk memastikan ketika mereka pulang tidak boleh miskin lagi,â tuturnya.
Sementara itu, Mendikti Saintek, Satryo Brodjonegoro mengatakan, pihaknyasiap mendukung pembinaan calon pekerja migran Indonesia. Beberapa hal yang akan dilakukan yaitu penyediaan pelatihan, tenaga ahli, dan sertifikasi pekerja dengan proses yang praktis.
âHarapannya Indonesia dapat menyalip Filipina dalam hal perolehan Devisa/PNBP dari Pekerja Migran. Sampai saat ini masih filipina yang mendapatkan devisa atau PNBP terbesar dari pekerja migrannya,â Âucapnya. ruf/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Jelang Idulfitri, Kemendag Pantau 550 Pasar di 38 Provinsi
-
Cetak Gamer Level Amatir Jadi Atlet Profesional Tri Kembali Gelar H3RO 6.0
-
Jangan Jadi Korban Janji Palsu, Ribuan Calon Pekerja Migran Terancam Tertipu Modus Kerja Luar Negeri Ilegal
-
Tertib Tata Ruang dan Adaptif Teknologi, Kota Madiun Terbaik se-Jatim dalam Penataan Nama Rupabumi
-
Australia Lacak Armada Angkatan Laut Tiongkok di Laut Filipina
-
Wisatawan Mancanegara Mulai Datang, Antusias Hadir di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025
-
Puting Beliung Menerjang Tangerang, Puluhan Rumah Warga Hancur Seketika
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.