Indonesia-Guinea Kolaborasi Tngkatkan Kapasitas Personel Penerbangan
Senin, 11 Nov 2024, 16:33 WIBJAKARTA - Indonesia melalui Kementerian Perhubungan dan didukung Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional Indonesia (Indonesian Agency for International Development/Indonesian AID) meluncurkan Program Hibah Pelatihan untuk Republik Guinea.Â
Pelatihan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Subagiyo, di Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara (PPSDMPU) pada Senin (11/11).
Subagiyo mengatakan, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada transfer keahlian teknis, tetapi juga mencerminkan nilai kolaborasi dan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Guinea.Â
âKami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan berharga, tetapi juga menjalin hubungan harmonis dengan rekan-rekan di Indonesia,â ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/11).
Subagiyo juga menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Indonesia sebagai anggota aktif Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) yang mendukung kampanye âNo Country Left Behind.â
âProgram ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia yang sejak tahun 2021 telah mendukung program Developing Countries Training Programme (DCTP) dari ICAO, dan telah melatih lebih dari 198 profesional penerbangan dari 74 negara berkembang,â jelasnya.
Lebih lanjut Subagiyo menyatakan, program ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lain di berbagai bidang kepentingan bersama kedua negara.
âMelalui kerja sama ini, diharapkan Guinea mampu mencapai standar Internasional dalam sektor penerbangan, serta mendorong pembangunan berkelanjutan dan membuka peluang kolaborasi di bidang-bidang lainnya di masa depan,â ungkapnya.
Sementara itu, Kepala PPSDMPU, Achmad Setiyo Prabowo melaporkan bahwa terdapat 16 peserta dari Guinea akan mengikuti tiga pelatihan khusus di Indonesia, dengan topik Ramp Safety Awareness, Advance Aeronautical Information Management, Safety Management and Human Performance, serta Air Cargo Security.Â
âAdapun rincian peserta yang mengikuti pelatihan ini yaitu sebanyak 5 peserta yang mengikuti pelatihan Ramp Safety Awareness, 4 peserta pada pelatihan Advance Aeronautical Information Management, 5 peserta pada pelatihan Safety Management and Human Performance, 2 peserta yang mengikuti pelatihan Air Cargo Security.â jelasnya.Â
Pelatihan ini berlangsung mulai 11 November hingga 22 November 2024, yang akan diselenggarakan di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Curug.Â
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Ukraina dan Moldova Alami Mati Lampu Massal, Kyiv Gelap Total di Tengah Suhu Minus 22 Derajat
-
PSIM Harus Evaluasi Total Banyak Gagal Menang di Kandang
-
Coding dan AI Bakal Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah
-
Preview Ligue 1 Prancis: Pembuktian Marseille Usai Robohkan Hegemoni PSG
-
Jaring SDM Unggul, BPSDMP Kemenhub Gelar Sosialisasi Sipencatar dan University Fair Tahun 2025 di Madiun
-
Bahas Isu Strategis Ekraf, Friends of Creative Economy (FCE) Meeting 2025 Dihadiri 50 Negara
-
Mengacu kepada IMO, PIP Semarang Siap Hasilkan SDM Berkualitas dan Imbangi Kemajuan Teknologi Pelayanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.