- Home
-
- Luar Negeri
-
- Mengagetkan Kalau Ini Bena...
Mengagetkan Kalau Ini Benar, 1,3 Juta Imigran Legal Kemungkinan Akan Dideportasi Oleh Trump
Minggu, 10 Nov 2024, 02:30 WIBMoskow - Tim transisi Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump disebut sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri dua program keimigrasian di bawah Presiden Joe Biden yang mungkin dapat memaksa lebih dari 1,3 juta imigran legal keluar dari AS.
Rencana itu diungkapkan NBC News pada Sabtu dengan mengutip sejumlah sumber.Â
Kelompok imigran yang kemungkinan besar disebut akan diincar pertama kali untuk dideportasi adalah mereka yang dianggap berbahaya, seperti warga China yang usianya sudah memenuhi syarat menjadi anggota militer -- yang tinggal secara ilegal di AS.
Kelompok lain yang juga akan diincar paling pertama adalah terpidana dan individu yang telah menerima peringatan terakhir sebelum deportasi, menurut para sumber tersebut.Â
Sementara, sebagaimana dilaporkan CNN berdasarkan sumber dari Departemen Pertahanan AS, Pentagon tengah membahas rencana respons atas kemungkinan Donald Trump menginstruksikan militer AS untuk secara langsung melakukan penegakan hukum, khususnya deportasi imigran.
Selain itu, media Axios mewartakan bahwa Trump berencana mendeportasi jutaan imigran tak berdokumen dengan bantuan personel penegak hukum.
Harian The New York Times juga melaporkan bahwa sang presiden terpilih berniat membangun kamp-kamp untuk menahan para warga negara asing yang tidak memenuhi syarat sebelum dideportasi dari AS.
Selama kampanyenya, Donald Trump selalu mengungkit isu kebijakan imigrasi. Ia menyebut kebijakan imigrasi semasa Presiden Biden membuat AS "serupa dengan negara dunia ketiga."
Trump juga mendukung pengetatan kontrol migran dan evaluasi ulang terhadap program-program imigrasi yang berjalan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.