Pemkab Sleman Gelar Pesona Budaya Nusantara 'Jwala Budaya Sleman' di TMII
Minggu, 21 Jun 2026, 12:50 WIBSLEMAN â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan perhelatan Pesona Budaya Nusantara yang bertema "Jwala Budaya Sleman" di anjungan DIY Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (20/6) malam. Â
"Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan sekaligus meneguhkan jati diri budaya Sleman di tingkat nasional, sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang adiluhung," kata Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Sleman, Minggu (21/6).
Turut hadir pada acara tersebut Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Wakil Ketua DPRD Sleman Ani Martanti, sejumlah duta besar negara sahabat, serta tamu undangan lainnya. Â
Bupati Sleman pada kesempatan tersebut menekankan pentingnya menyelaraskan pelestarian budaya dengan inovasi agar tradisi tetap relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus menjadi sarana diplomasi budaya dan penguat ekonomi daerah berbasis kearifan lokal. Â
"Kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan napas kehidupan yang terus bergerak dan berkembang dinamis," katanya. Â
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur DIY menyampaikan bahwa kebudayaan merupakan fondasi paling mendasar untuk membentuk cara masyarakat memandang diri, memahami lingkungan, serta melangkah ke masa depan.
Ia juga mengingatkan bahwa pelestarian budaya jangan sampai diartikan sebagai upaya membekukan masa lalu, melainkan terus dihidupkan sebagai energi yang menerangi perjalanan masyarakat.
"Saya berharap agenda ini tidak berhenti sebagai seremonial belaka, melainkan menjadi ikhtiar jangka panjang untuk memperluas ruang apresiasi budaya sekaligus memperkuat posisi budaya sebagai pondasi pembangunan yang berkelanjutan," katanya.
Acara malam tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan sendratari "Jwala Mahambara" oleh para seniman Kabupaten Sleman.
Pertunjukan ini merupakan sebuah sajian budaya yang merepresentasikan kobaran semangat dari Bumi Merapi serta refleksi hubungan harmonis antara manusia, alam, dan sejarah.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PLN Jaga Keandalan Listrik Pementasan Jalan Salib Kreatif dan Ibadat Jumat Agung di Gereja Katedral
-
Gubernur NTT Sebut Daerahnya Laboratorium Terbaik Pengembangan Koperasi di Indonesia
-
Sendratari Api Suci Sinta di TMII
-
Rekor MURI tari daerah di TMII
-
Haji 2026: Bupati Harda Kiswaya Lepas 354 Jamaah Sleman, Ingatkan Tantangan Cuaca Ekstrem
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.