Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tips dan Cara Tepat Mengatasi Penyakit Asam Lambung dari PAFI

📅 Sabtu, 09 Nov 2024, 13:18 WIB | Oleh:
Tips dan Cara Tepat Mengatasi Penyakit Asam Lambung dari PAFI Doc: Freepik/KrishnaTedjo

Penyakit asam lambung atau yang juga dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD), adalah kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan berbagai gejala yang tidak nyaman. Asam lambung terjadi ketika otot kerongkongan bagian bawah (LES) melemah, sehingga isi perut bisa naik kembali ke kerongkongan. Bagi Anda yang sedang mengalami penyakit asam lambung, disarankan untuk memahami penyebab terjadinya asam lambung.

Salah satu cabang organisasi kesehatan yaitu PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) Kota Bandung pafibandung.org  bahwa asam lambung adalah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), di mana asam lambung naik ke kerongkongan akibat lemahnya otot sfingter esofagus bagian bawah. Gejala umum GERD termasuk rasa terbakar di dada (heartburn), mual, dan kesulitan menelan. Jika tidak diobati, GERD dapat menyebabkan komplikasi serius seperti peradangan esofagus atau bahkan kanker esofagus.

Menurut PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) menjelaskan bahwa  asam lambung harus segera diatasi karena dapat menyebabkan gangguan penyakit lain. Pada artikel kali ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai cara mengetahui makanan dan minuman apa saja penyebab asam lambung serta obat yang direkomendasikan untuk mengurangi gejala asam lambung yang mengganggu aktivitas.

Apa saja makanan dan minuman yang harus dihindari untuk mencegah asam lambung naik?

Asam lambung menjadi penyakit yang cukup berbahaya apabila tidak diatasi sejak dini, penyakit ini memang sering menyerang di saat seseorang sibuk beraktivitas dan terlambat untuk makan. Berikut adalah daftar makanan serta serta minuman yang perlu diperhatikan penyebab asam lambung:

1. Makanan terlalu pedas

Masyarakat Indonesia gemar untuk mengonsumsi makanan yang mengandung cabai cukup banyak. Cabai dapat mengiritasi lambung serta memperburuk gejala asam lambung karena zat capsaicin yang ada di dalamnya.

2. Makanan tinggi lemak

Makanan berlemak, seperti gorengan, daging berlemak, dan produk susu tinggi lemak, dapat melemahkan otot sfingter esofagus bagian bawah, sehingga memudahkan asam lambung untuk naik.

3. Buah dan sayuran asam

Buah seperti jeruk, lemon, tomat, dan nanas memiliki kandungan asam tinggi yang dapat memicu gejala asam lambung. Anda dapat mengonsumsi buah-buah lain seperti alpukat agar lebih sehat.

4. Mi Instan

Mi instan dapat menjadi penyebab terjadinya asam lambung. Bagi Anda yang menyukai mie instan, sebaiknya untuk mengurangi jumlah konsumsinya. Mi instan memiliki kandungan garam yang tinggi, yang dapat memicu produksi asam lambung berlebih.

5. Minuman berkafein dan bersoda

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.