Kabar Gembira, Dragon Boat Indonesia Berjaya di Filipina

Senin, 04 Nov 2024, 00:40 WIB

Jakarta - Tim dayung Dragon Boat (Perahu Naga) Indonesia berjaya dengan meraih 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu, dari 3 nomor yang diikuti untuk kategori 10 pedayung-campuran putra dan putri, dalam "ICF (International Canoe Federation) World Championship 2024" di Puerto Princesa, Filipina, berakhir Minggu.

Perolehan medali ini sama dengan prestasi dalam kejuaraan yang diikuti sepekan sebelumnya "ICF World Cup 2024" di Yichang, China, 22-28 Oktober 2024, yaitu medali emas untuk jarak 200 meter, perak 2.000 meter, danperunggu 500 meter.

Manajer tim Mulyadi Syamsulhadi melalui pesan tertulis yang diterima ANTARA, Minggu, mengungkapkan rasa syukur bahwa perolehan 3 medali dari 3 nomor di Yichang tersebut berhasil meloloskan Indonesia ke "ICF World Games 2025" di Chengdu, China, Agustus 2025.

"Walaupun persiapan tim hanya sekitar 2 pekan saja, sehabis berlangsungnya PON XXI Aceh-Sumut, September 2024," kata Mulyadi.

Kelolosan Indonesia dipertegas dengan penampilan tim di Puerto Princesa dengan perolehan medali yang sama, yaitu 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu, namun lebih bagus dibanding perolehan 3 medali perak tim Indonesia dalam Kejuaraan Asia di tempat yang sama, Puerto Princesa, pada2006.


Pelatih-Kepala Mohammad Suryadi Pettarapi mengatakanke-14 atlet Indonesia, 7 putra dan 7 putri, telah berjuang maksimal di Yichangdan Puerto Princessa, sesuai dengan kondisi mereka pasca PON XXI.

"Terjun di PON lebih melelahkan, karena seorang atlet bisa berlomba sampai 6 hingga 8 nomor berbeda dalam sehari," kata pelatih Jabar asal Sulsel berusia 56 tahun itu.

Tim Indonesia yang berangkat ke Yichang dan Puerto Princesa atas dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, fokus mengikuti 3 dari 54 nomor yang dilombakan dalam ICF World Championship 2024 di Puerto Princesa yang diikuti 24 negara, karena ketiga nomor tersebut merupakan babak kualifikasi ICF World Games 2025 di Chengdu, China, Agustus 2025, yaitu nomor-nomor 10 pedayung-campuran putra dan putri jarak 200, 500, dan 2.000 meter.

Medali emas diraih dalam ICF World Championship 2024 pada hari ketiga, Sabtu 2 November 2024, dari nomor 200 meter, dengan catatan waktu 50,59 detik, walaupun tim Indonesia ditempatkan di lintasan 6, yang menurut info tim Kanada saat pertemuan para pimpinan tim Rabu (30 Oktober 2024), terdapat gundukan tanah di dasar perairan yang dapat menghambat laju perahu.

Tidak ada penjelasan, mengapa tim Indonesia ditempatkan di lintasan 6 dalam babak Final A, padahal catatan waktu saat Semi Final adalah 49,23 detik atau kedua-terbaik setelah Myanmar 49,18 detik. Myanmar di lintasan 5 dan Taipei di lintasan 3 sama-sama mencatat waktu 51,20 detik sehingga keduanya meraih medali perak.

Medali perak Indonesia diraih dalam lomba-saling-membuntuti (tailrace) 1 pada hari pertama, Kamis 31 Oktober 2024, jarak 2.000 meter dengan catatan waktu 9 menit 30,99 detik atau terpaut 0,78 detik dibanding peraih medali emas tim Hungaria dalam tailrace 2 dengan 9:30,21 menit. Medali perunggu diraih tim Ceko dengan 9:33,84 menit.

Indonesia start urutan ke-3 setelah Kanada dan Korsel dalam tailrace 1 yang diikuti 10 negara.

Sementara medali perunggu diraih pada hari ke-4 atau terakhir kejuaraan, Minggu 3 November 2024, pada nomor jarak 500 meter, dengan catatan waktu 2 menit 05,87 detik, atau 0,54 detik di belakang peraih emas tim Myanmar 2:05,33 menit. Medali perak diraih tim Hungaria 2:05,71 menit.

Indonesia dan Thailand sebelumnya telah lolos ke ICF World Games 2025 di Chengdu, China, setelah dalam babak kualifikasi dalamICF World Cup 2024 di Yichang 23-28 Oktober 2024 sama-sama meraih 1 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu, sedangkan Myanmar hanya meraih 1 medali emas dan 1 perak. ICF World Cup 2024 di Yichang hanya memperebutkan dua tiket ke ICF World Games 2025 di Chengdu.

Sedangkan ICF World Championship 2024 di Puerto Princesa, Filipina, dari 31 Oktober sampai 3 November 2024, merupakan babak kualifikasi memperebutkan 10 tiket ICF World Games 2025 di Chengdu.

Ket. Foto: Tim Dragon Boat Indonesia saat meraih medali emas nomor 200m (10 pedayung campuran pa-pi), dalam “ICF (International Canoe Federation) World Championship 2024” di Puerto Princesa, Filipina, Sabtu. — Sumber: ANTARA/HO-PODSI

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pertemuan Menlu China dan Korsel Soroti Situasi Terkini Semenanjung Korea

Trump Ungkap Rencana Bertemu Kim Jong Un Tahun Ini, Bahas 57 Senjata Nuklir Korea Utara

Sistem Subak Bali Jadi Contoh Global Pengelolaan Sumber Daya Berkelanjutan

Kendala Distribusi Bantuan Warga Pulau Palue Pascagempa akibat Jalan Antardesa Terputus

Pedagang Kembali Berjualan di Pasar Tradisional Pascagempa NTT

Cukai Emisi Kendaraan Bebani Kelas Menengah Bawah

Ketahanan Pangan Bisa Tekan Kriminalitas? Ini Kata Gubernur Jawa Barat

Kemenhub Sebut BRT Mebidang Upaya Pemerintah Bangun Transportasi Perkotaan

NTT Kembali Diguncang Gempa M 5,7 pada Rabu Malam, Ini Informasinya

Karya Modifikator Indonesia Bakal Ditampilkan di SEMA Show 2026 Las Vegas

Gila! Pegolf Maroko Laguirati Pecahkan Rekor Lapangan di Indonesia Pro-Am 2026

BMKG Prakirakan Cuaca di Mayoritas Kota Besar pada Kamis (20/8), Berawan

5 Dialek Sunda, dari Priangan hingga Betawi Menggema saat Pembacaan Sejarah HUT Jawa Barat ke-81

Tijjani Reijnders Gabung Klub Arab Saudi, Al Qadsiah

Keren Bikin Bangga! Karya Modifikator Indonesia Bakal Mejeng di SEMA Show 2026

Industri Modifikasi Otomotif Jadi Ladang Ekraf Baru, Menekraf Dorong Jadi Nilai Tambah Ekonomi Nasional

Sampah Plastik Jadi Cuan! Pemkot Bima Kembangkan Nilai Ekonomi Lewat Gerakan Ini

Sembilan Perempuan Disandera di Jila, Mimika oleh KKB

Film Jason Statham ‘Mutiny’ Sempat Bocor di Amazon Prime Sebelum Tayang di Bioskop

Layanan Rail Library KAI untuk Meningkatkan Minat Baca dan Pengetahuan Masyarakat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.