Tingkatkan Ekspor, Indonesia Incar Perluasan Pasar Industri Kreatif Tanah Air ke Bulgaria
Jumat, 01 Nov 2024, 00:07 WIBJakarta - Indonesia mengincar perluasan pasar dan potensi industri kreatif tanah air ke pasar global, salah satunya lewat Bulgaria, demikian Duta Besar RI untuk Bulgaria Merangkap Albania dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta.
Dubes Iwan bertemu dengan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Bulgaria, Rabu guna membahas potensi ekonomi industri kreatif Indonesia, terlebih di bidang kuliner, di negara Eropa Tenggara itu.
Dalam keterangan pers yang diterima, Kamis, Dubes Iwan mengatakan Kemenparekraf memiliki sejumlah program pengembangan industri kreatif di antaranya program Indonesia Spice up the World (ISUTW) dengan meluncurkan 'Rendang Goes to Europe' dan pembangunan pabrik rendang di Bulgaria.
Selain itu, terdapat pulasales mission programyang mengajak para pelaku Industri kreatif ke Bulgaria dan telah menghasilkan beberapa kerja sama bisnis.
"Saya berupaya untuk kembali mengajak pak menteri dan para menteri Kabinet Merah Putih lainnya untuk melirik peluang Bulgaria sebagai hub produk Indonesia menuju pasar Eropa dan Dunia," katanya.
Dubes Iwan mengaku bahwa hub dagang tersebut telah dicanangkan sejak dirinya berada di Bulgaria, dengan melihat ketersediaan infrastruktur yang sangat mendukung.
Sementara itu, Teuku sangat menyambut baik program pengembangan ekonomi dan industri kreatif yang telah dilakukan Iwan selama menjabat sebagai Dubes RI untuk Bulgaria.
"Program Rendang goes to Europe akan terus kami dukung dan berharap produk kreatif Indonesia lainnya bisa dikembangkan di sana," katanya.
Teuku berharap agar KBRI Sofia juga dapat menyelaraskan empat pilar program utama Kementerian Ekonomi Kreatif yakni Sumber Daya, Industri, Teknologi serta Institusi dan Lembaga Keuangan.
"Dalam waktu dekat saya akan mengatur menindaklanjuti dukungan program kerja untuk Bulgaria sekaligus mengajak pelaku industri kreatif melakukanbusiness to businesskontak dengan para pelaku di Bulgaria," katanya.
Berita Terkait:
-
Rangkaian Paskah, Umat Katolik Kaltara visualisasikan Jalan Salib
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Tanggung bagi Pegula, Siap Habis-habisan untuk Raih Juara
-
Darurat Pinjol Ilegal! OJK Blokir 953 Pindar dalam Tiga Bulan
-
Bantu Warga, Pemkab Bekasi Distribusikan Ribuan Paket Pangan Subsidi
-
Dampak Geopolitik Global, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Kompak Naik di Bulan Mei
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.