BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Sumsel

Selasa, 29 Okt 2024, 22:19 WIB

Badan Meteorologi, klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab cuaca panas ekstrem di wilayah Sumatera Selatan.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badarudin II Palembang Siswanto di Palembang, Selasa, mengatakan kondisi cuaca di Sumsel sedang mencapai suhu panas. Hal itu disebabkan oleh gerak semu matahari saat ini sedang berada di belahan bumi selatan (BBS).

"Dari pantauan beberapa parameter dinamika atmosfer terkini, khususnya parameter suhu udara bahwa Sumsel sampai 29 Oktober 2024 secara umum sebagian besar wilayah akan merasakan suhu udara terik menyengat khususnya pagi hingga menjelang siang hari," katanya.

Ia menjelaskan minimnya pembentukan awan hujan di sekitar Sumsel juga menjadi sebab naiknya suhu permukaan bumi. Sehingga, paparan suhu matahari menjadi sangat maksimal atau sangat menyengat.

"Minimnya tutupan awan yang terbentuk di Sumsel menyebabkan sinar UV yang berasal dari matahari tidak terhalang oleh apapun dan diterima secara maksimal di permukaan bumi," jelasnya

Untuk kondisi cuaca tersebut akan terjadi hingga hari ini saja. Namun, pada awal November 2024 akan ada pertumbuhan awan hujan yang akan menyebabkan suhu di Sumsel mulai menurun, sehingga masyarakat tidak akan mengalami kondisi yang panas dan gerah.

"Memasuki awal November 2024, Sumsel telah mulai ada potensi pertumbuhan awan hujan yang merata di wilayah Sumsel khususnya di tanggal 2 November 2024. Suhu udara nantinya akan mulai kembali terasa adem dan nyaman," ujarnya.

Siswanto mengimbau kepada masyarakat, agar menghindari aktivitas di luar ruangan yang langsung terpapar sinar UV. Lalu gunakan pakaian yang berwarna cerah untuk menghindari penyerapan panas maksimal dan gunakan tabir penutup muka dan kulit seperti sun screen, sunblock dan lain-lain.

"Kemudian, perbanyak minum air putih untuk menghindari adanya dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh yang berlebihan," kata dia.*

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.