Vietnam akan Impor Energi Terbarukan dari Laos

Minggu, 20 Okt 2024, 09:00 WIB

Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam telah menyetujui kerangka harga baru untuk mengimpor listrik energi terbarukan dari Laos ke Vietnam. Adapun harga dasar impor untuk tenaga angin dan tenaga air yang akan mulai berlaku pada akhir tahun 2025.

Dilansir dari PV Magazine, rancangan terbaru yang disetujui minggu ini menetapkan harga maksimum sebesar $0,0678/kWh untuk listrik yang diimpor dari pembangkit listrik tenaga air dan $0,0640/kWh untuk tenaga angin. Kedua harga tersebut turun dari harga saat ini yaitu $0,0695/kWh dan lebih rendah dari harga eceran yang ditetapkan oleh perusahaan listrik milik negara, Vietnam Electricity Group (VND).

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Istimewa

Kisaran harga baru ini akan berlaku untuk pembangkit listrik yang beroperasi secara komersial mulai 31 Desember 2025 hingga 31 Desember 2030.

VND mengatakan bahwa mereka akan menggunakan kerangka kerja baru ini untuk menegosiasikan pembelian dan penjualan listrik dengan unit-unit pembangkit listrik. Perusahaan ini juga ditugaskan untuk memantau fluktuasi harga dan melaporkannya kepada kementerian.

Vietnam telah mengimpor listrik dari Laos sejak tahun 2016. Tenaga surya saat ini tidak tercantum dalam undang-undang Vietnam yang mengizinkan impor energi dari negara tetangganya tersebut.

Pada bulan September, pemerintah Vietnam mengumumkan rencana untuk memperkenalkan skema net-metering baru untuk instalasi PV atap. Pada akhir tahun lalu, Vietnam telah memasang lebih dari 17 GW tenaga surya.

Sebagai informasi, energi terbarukan, terutama tenaga angin dan tenaga air, memiliki peran krusial dalam mendukung transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan rendah karbon. Di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap perubahan iklim dan menipisnya cadangan bahan bakar fosil, sumber energi bersih seperti ini menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang mencemari lingkungan.

Tenaga angin, dengan memanfaatkan kekuatan angin untuk menghasilkan listrik, terbukti menjadi sumber energi yang efisien dan dapat diperbarui tanpa menghasilkan emisi gas rumah kaca. Selain itu, perkembangan teknologi turbin angin telah membuatnya lebih terjangkau dan dapat diakses oleh banyak negara, memungkinkan skala produksi energi yang lebih besar dan lebih luas.

Di sisi lain, tenaga air, yang memanfaatkan aliran air untuk menghasilkan listrik, juga menawarkan solusi energi bersih yang andal. Pembangkit listrik tenaga air tidak hanya menghasilkan energi dalam jumlah besar secara konsisten, tetapi juga dapat menyimpan energi untuk digunakan pada saat permintaan listrik tinggi, misalnya melalui teknologi penyimpanan air terpompa. Keduanya, tenaga angin dan tenaga air juga mendukung diversifikasi energi, mengurangi ketergantungan pada sumber daya yang terbatas dan fluktuatif seperti minyak dan gas alam, serta meningkatkan ketahanan energi suatu negara.

Dengan penerapan yang tepat, energi terbarukan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja baru dalam sektor energi hijau, dan membantu negara-negara mencapai target emisi karbon yang lebih rendah, sesuai dengan kesepakatan global seperti Perjanjian Paris. Oleh karena itu, pengembangan tenaga angin dan tenaga air tidak hanya penting untuk memenuhi kebutuhan energi saat ini, tetapi juga untuk memastikan masa depan yang lebih bersih dan aman bagi generasi mendatang.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.