Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengagetkan Ada Apa Sampai Para Pengemudi Truk Ini Sulit Beli BBM di Makassar

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Ada Apa Sampai Para Pengemudi Truk Ini  Sulit Beli BBM di Makassar Doc: ANTARA/HO
Ket. Suasana antrean kendaraan di SPBU di Jalan Bawakaraeng yang mengular di jalan setempat, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (16/10/2024).

Makassar - Pengemudi truk kini mulai mengalami kesulitan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Saya sudah sangat berusaha mendapat solar. Ini sudah SPBU ketiga. Tadi, di SPBU pertama, sudah antre dua jam ternyata sudah tidak dapat nomor antre, jadi saya cari SPBU lain," ujar Ismail salah seorang sopir truk saat antre di SPBU Bawakaraeng Makassar, Rabu.

Ia menceritakan, di SPBU kedua saat masuk mengikuti antrean panjang, malah diminta meninggalkan lokasi karena dianggap sudah mengganggulajur lalu lintas sebab, antreantelah meluber ke jalan raya.

"Tadi di SPBU kedua itu agak padat, lalu disuruh cari tempat lain, karena mengganggu arus lalu lintas di jalanan. Setengah mati kita ini disuruh ke sana kemari. Ada apa sebenarnya, apakah solar sudah Langkah," beber dia.

Karena tidak ingin mengalami hal serupa di dua SPBU tadi, Ismail akhirnya memutuskan bertahan di SPBU Bawakareng meskipun harus menunggu berjam-jam asalkan mendapatkan bahan bakar.

Selain dirinya, beberapasupir truk juga mengalami nasib yang sama, meskipun telah memiliki barcode, tapi tetap saja bahan bakar yang mereka ingin beli selalu habis, bahkan tidak mendapat jatah nomor antrean.

Selain BBM subsidi, BBM non subsidi jenis Pertamax juga kekurangan bahkan habis pada sejumlah SPBU. Dian, salah seorang pengendara motor harus mencari SPBU yang memiliki pertamax untuk mengisi motornya, sebab BBM subsidi jenis Pertalite sering habis.

"Kalau pertalite biasanya orang antri, ini Pertamax (BBM non subsidi). Jarang sekali kosong. Dari beberapa minggu lalu (kosong), cuma tempo hari masih ada beberapa SPBU ready (siap).Ini SPBU yang saya datangiPertamaxnya pada kosong," tuturnya.

Ia pun sempat mencari Pertamax di SPBU Bawakareng, SPBU di Jalan Andi Pangeran Pettarani, SPBU Jalan Rappocini bahkan di SPBU Jalan Pengayoman, semua kosong.

"Bisa mungkin dicek apa ini penyebabnya. Karena Pertamax ini jarang sekali tidak ready (siap)," ungkapnya mempertanyakan.

Dari pantauan pada sejumlah SPBU di Makassar, terlihat kendaraan antre cukup panjang, bahkan sudah mengular di jalan raya membuat aktivitas lalu lintas ikut terhambat kemacetan.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina apa penyebab utama sehingga terjadi hal demikian. Begitu pun saat dikonfirmasi pihak pejabat maupun humas Pertamina belum ada yang mengeluarkan pernyataan resminya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
RS PELNI Perkuat Kapabilita...
Nasional
Kemenbud Targetkan Seribu C...
Nasional
Menkes Usulkan agar Penderi...
Ekonomi
Pemerintah Gulirkan Stimulu...
Nasional
PT KAI Temukan 10.429 Baran...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.