Emisi CO2 dari Energi Global Akan Mencapai Puncak Tahun Ini

Kamis, 10 Okt 2024, 00:01 WIB

LONDON - Sebuah laporan oleh konsultan Det Norske Veritas (DNV), pada hari Rabu (9/10), menyarankan, emisi karbon dioksida (CO2) global dari sektor energi kemungkinan akan mencapai puncaknya tahun ini karena turunnya biaya tenaga surya dan baterai yang mendorong berkurangnya penggunaan listrik berbahan bakar batu bara dan minyak.

Dikutip dari The Straits Times, emisi C02 global meningkat ke rekor tertinggi baru tahun lalu, yang membuat sasaran untuk membatasi pemanasan hingga 1,5 derajat Celsius semakin tidak tercapai, kata para ahli dan ilmuwan iklim.

Ket. Foto: Pemandangan menunjukkan emisi dari cerobong asap pembangkit listrik tenaga batu bara Electricite de France (EDF) di Cordemais dekat Nantes, Prancis, 20 Januari 2022. — Sumber: istimewa

DNV mengatakan, meskipun emisi mencapai puncaknya tahun ini, emisi tersebut bersifat kumulatif dan penurunan perlahan setelah puncaknya berarti pemanasan sebesar 2,2C merupakan skenario yang paling mungkin terjadi pada abad ini.

Pembangunan panel surya fotovoltaik atau Photovoltaic (PV) dan baterai sedang berkembang pesat. Pada tahun 2023, pemasangan panel surya baru melonjak hingga 80 persen hingga mencapai 400 gigawatt (GW) dan biaya di banyak wilayah menjadi lebih murah daripada batu bara. Karena harga baterai juga turun, daya surya dan penyimpanan 24 jam menjadi lebih mudah diakses.

Harga baterai turun 14 persen tahun lalu dan diperkirakan akan terus turun, yang berarti kendaraan listrik juga akan menjadi lebih murah.

Panel Surya

Tiongkok tetap menjadi konsumen batu bara terbesar di dunia dan penghasil emisi CO2 terbesar, tetapi tahun lalu negara itu menyumbang 58 persen pemasangan panel surya global dan 63 persen pembelian kendaraan listrik baru.

Ketergantungannya pada bahan bakar fosil diperkirakan akan menurun cepat karena terus dipasangnya lebih banyak tenaga surya dan angin.

"PV surya dan baterai mendorong transisi energi, tumbuh bahkan lebih cepat dari perkiraan kami sebelumnya," kata Remi Eriksen, presiden grup dan kepala eksekutif DNV.

"Puncak emisi merupakan tonggak sejarah bagi umat manusia. Namun, kini kita harus fokus pada seberapa cepat emisi menurun dan menggunakan perangkat yang tersedia untuk mempercepat transisi energi," imbuhnya.

Dalam laporan prospek energi tahun ini, perusahaan minyak dan gas utama British Petroleum (BP) memperkirakan puncak emisi CO2 dari sektor energi pada pertengahan dekade ini berdasarkan tren saat ini.

Shell memperkirakan emisi CO2 dari penggunaan energi, proses industri, dan penggunaan lahan dapat mencapai puncaknya pada tahun 2030 sebesar 10 persen di atas tingkat tahun 2010.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.