Thailand: Asean Harus Mainkan Peran Kunci Akhiri Perang Saudara

Selasa, 08 Okt 2024, 02:59 WIB

BANGKOK - Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, pada Senin (7/10) mengatakan bahwa Asean harus memainkan peran kunci dalam mengakhiri perang saudara yang berkepanjangan di Myanmar. Pernyataan PM Thailand itu disampaikan menjelang pertemuan puncak para pemimpin kelompok beranggotakan 10 negara itu di Laos pekan ini.

"Asean harus memainkan peran penting dalam membawa perdamaian kembali ke Myanmar sesegera mungkin," kata PM Paetongtarn dalam sebuah acara di Bangkok.

Ket. Foto: Sekutu Dekat l ­Pemimpin senior Partai Liga Nasional untuk Demokrasi Myanmar, Zaw Myint Maung (kanan), saat mendampingi Aung San Suu Kyi ketika memasuki gedung parlemen di Naypyidaw pada Maret 2016 lalu. Zaw Myint Maung yang merupakan sekutu dekat Suu Kyi pada Senin (7/20) dilaporkan telah meninggal karena leukemia — Sumber: AFP

Myanmar telah dilanda kekacauan sejak Februari 2021 ketika militer menggulingkan pemerintahan sipil terpilih, yang memicu protes yang kemudian berubah menjadi pemberontakan bersenjata terhadap junta yang berkuasa.

Thailand akan bekerja sama dengan Malaysia, ketua Asean untuk tahun 2025, untuk menggunakan cara diplomatik guna menyelesaikan konflik tersebut, kata dia seraya menggarisbawahi apa yang mungkin menjadi upaya baru oleh blok tersebut untuk mendorong resolusi saat para pemimpin mereka berkumpul untuk pertemuan puncak tahunan pada tanggal 9 Oktober.

PM Thailand sebelumnya, Srettha Thavisin, mengatakan pada April lalu bahwa junta militer Myanmar telah melemah sehingga membuka peluang untuk perundingan. "Mungkin sudah waktunya untuk mengulurkan tangan dan membuat kesepakatan," ucap Thavisin.

Sejauh ini, upaya perdamaian oleh 10 negara anggota Asean yang dikenal sebagai Konsensus Lima Poin, hanya mengalami sedikit kemajuan sejak diluncurkan pada April 2021, meskipun ada seruan berulang kali untuk berdialog. Pihak junta Myanmar selalu menolak untuk terlibat dalam pembicaraan dengan para musuhnya dan menyebut mereka sebagai teroris yang ingin menghancurkan negara.

Konflik yang kian memburuk telah menyebabkan sepertiga dari 55 juta rakyat Myanmar membutuhkan bantuan kemanusiaan dan isu ini akan menjadi agenda utama pada pertemuan di Laos.

Orang Kepercayaan

Sementara itu dari Yangon dilaporkan bahwa seorang sekutu dekat pemimpin demokrasi Myanmar yang ditahan Aung San Suu Kyi yaitu Dr Zaw Myint Maung, telah meninggal karena leukemia pada 7 Oktober, sebuah narasumber partai mengatakan kepadaAFP, beberapa hari setelah dibebaskan dari tahanan junta karena alasan kesehatan.

Dr Zaw Myint Maung, 72 tahun, yang menghabiskan sekitar dua dekade di penjara karena menentang militer Myanmar, adalah orang kepercayaan dekat Suu Kyi dan tokoh kunci Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Zaw Myint Maung ditangkap menyusul kudeta militer terbaru pada tahun 2021 dan dipenjara karena dakwaan korupsi. Ia baru-baru ini dibebaskan dengan alasan kesehatan.

"Kami mendapat konfirmasi atas kematiannya. Ini adalah kehilangan besar bagi kami karena ia adalah salah satu wakil ketua NLD," kata seorang narasumber senior partai yang meminta identitasnya dirahasiakan agar bisa berbicara kepada media. AFP/ST/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.