Kemenparekraf Tingkatkan Literasi Keuangan bagi Pelaku Usaha Parekraf Gorontalo
Senin, 07 Okt 2024, 17:28 WIBJAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya meningkatkan pemahaman literasi keuangan dan membuka akses pembiayaan bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui kegiatan Literasi Keuangan dan Sosialisasi Pembiayaan Syariah di Gorontalo.
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf, Anggara Hayun Anujuprana, dalam kegiatan tersebut mengatakan permodalan masih menjadi salah satu kendala besar bagi para pelaku usaha parekraf. Sebanyak 51,09% pelaku UMKM di Indonesia terkendala akses pembiayaan dan permodalan, 34,72% terkendala akses pasar pemasaran dan promosi produk UMKM, sebanyak 8,59% terkendala akses bahan baku/alat produksi; dan sebanyak 5,24% terkendala lainnya.
"Maka dari itu, dibutuhkan adanya fasilitasi akses, peningkatan kapasitas dan pendampingan berkelanjutan terhadap UMKM". Dan kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan akses pembiayaan syariah kepada pelaku usaha parekraf," kata Hayun dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/10).
Dia menjelaskan acara Literasi Keuangan dan Sosialisasi Pembiayaan Syariah di Gorontalo ini dihadiri oleh 60 pelaku usaha parekraf.
"Semoga dengan adanya kegiatan ini para pelaku parekraf yang hadir dapat memanfaatkan instrumen pembiayaan berbasis syariah untuk mendukung industri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia," kata Hayun.
Sedangkan Ketua Pokja Perbankan dan DPUP, Mugiyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini dapat membantu para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menentukan produk dan layanan jasa keuangannya khususnya yang ada di Gorontalo.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kemampuan kepada peserta dalam melakukan perencanaan dan pencatatan keuangan dengan lebih baik sehingga terhindar dari aktivitas investasi ilegal," katanya.
Mugiyanto juga berharap para peserta bisa memahami pentingnya Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) untuk memperlancar proses penyediaan dana.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Belum Kebobolan, Marc Cucurella Nilai Spanyol Punya Modal Kuat untuk Juara Dunia 2026
-
Cadangan Devisa Capai 145,6 Miliar Dolar AS, Rupiah Punya Amunisi Baru?
-
Swiatek Temukan Ritme di Awal Musim Tanah Liat
-
Kepulauan Seribu Pastikan Air Bersih Pulau Kelapa Antisipasi El Nino
-
PBB: Venezuela Alami 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama pada 24 Juni
-
Ingin Bayar Pajak Kendaraan, Berikut Lokasi Samsat Keliling yang Tersedia di 14 Titik Wilayah Jadetabek pada Selasa
-
KemenHAM Apresiasi TikTok-Tokopedia Tak Lakukan PHK, Tekankan Perlindungan Hak Pekerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.