Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Beras Naik, Warga Lombok Tengah Diminta Tidak Panik

📅 Sabtu, 05 Okt 2024, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Beras Naik, Warga Lombok Tengah Diminta Tidak Panik Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Sekretaris Disperindag Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB Roro Mulyaningsih.

LOMBOK TENGAH - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten (Disperindag) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat meminta warga tidak panik menghadapi kenaikan harga beras saat ini.

"Stok masih banyak, sehingga kebutuhan warga dipastikan masih aman sampai musim tanam selanjutnya," kata Sekretaris Disperindag Kabupaten Lombok Tengah Roro Mulyaningsih di Lombok Tengah, Sabtu (5/10).

Ia mengatakan kenaikan harga beras ini tidak signifikan atau tidak terlalu tinggi, namun masih di angka batas kewajaran yakni dari Rp14 ribu menjadi 15 ribu per kilogram, itu berdasarkan hasil pantauan di pasar di Lombok Tengah.

Sedangkan untuk beras yang dijual dalam program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) tetap sama tidak ada kenaikan yakni Rp55 ribu per paket.

"Naik hanya Rp1.000 per kilogram," katanya.

Ia mengatakan penyebab kenaikan harga beras ini dampak dari musim kemarau, karena produksi beras pada musim tanam ketiga ini tidak seperti pada musim tanam pertama.

Selain itu, yang menjadi faktor juga adalah kebutuhan masyarakat yang meningkat pada peringatan hari besar keagamaan seperti Maulid dan acara lainnya.

Kenaikan kebutuhan pokok itu tidak hanya pada beras, namun untuk harga minyak goreng naik dari 16 ribu per liter menjadi Rp18 ribu per liter dan gula pasir naik dari Rp14 ribu per kilogram naik menjadi Rp16 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk kebutuhan pokok seperti bumbu dapur masih stabil atau tidak ada kenaikan yang cukup tinggi atau masih terjangkau.

"Produksi menurun, kebutuhan meningkat bisa mempengaruhi harga di pasar," katanya.

"Untuk stok kami pastikan aman, jadi warga diharapkan tidak melakukan penimbunan beras," katanya.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi kenaikan harga beras maupun kebutuhan pokok di Lombok Tengah tersebut, pemerintah daerah berkolaborasi dengan Bulog telah melaksanakan pasar murah di beberapa titik.

"Pasar murah kami akan gelar lagi pada 18 Oktober 2024 mendatang, untuk mencegah kenaikan harga inflasi,," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.