• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Floranya Berasal dari Reli...

Floranya Berasal dari Relik Super Mega Benua Gondwana

Senin, 30 Sep 2024, 06:25 WIB

Sokotra yang berasal dari bahasa Arab Suqura, merupakan kepulauan kecil yang terletak di Samudra Hindia. Keterisolasian wilayahnya membuat satu per tiga dari floranya tidak dapat ditemui di tempat lain selain di kepulauan ini.

Ilmuwan pertama kali mencapai Sokotra pada tahun 1880 ketika ahli botani Skotlandia Isaac Balfour mengumpulkan sekitar 500 tanaman. Tanaman yang berhasil dikumpulkan terdiri dari 200 spesiesnya merupakan spesies baru bagi sains.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Hingga saat ini lebih dari 835 tanaman vaskular telah tercatat dari kepulauan tersebut. Sebanyak 308 di antaranya tidak ditemukan di tempat lain di Bumi. Artinya sebesar 37 persen tanaman yang ada di sana bersifat endemik.

Seperti Kepulauan Galapagos, New Caledonia, dan Hawaii, flora yang berada di tengah samudra, keterisoliasian seringkali membuat sebuah wilayah sangat kaya akan spesies dan menunjukkan tingkat endemisme yang tinggi berkat isolasi geologis yang panjang dan iklimnya yang keras.

Flora endemik Sokotra tampaknya sebagian besar merupakan populasi relik dari taksa yang sebelumnya tersebar luas. Ada dua kemungkinan penjelasan pertama bahwa flora tersebut merupakan sisa purba yang merupakan relik flora yang berasal dari super mega benua Gondwana. Kemungkinan kedua flora tersebut telah bermigrasi ke pulau-pulau tersebut dari benua tetangga.

Teori-teori tersebut tidak saling eksklusif, taksa yang berbeda memiliki cerita yang berbeda dan kedua teori tersebut didukung oleh distribusi taksa terkait dari Sokotra dan berbagai wilayah geografis lainnya. Mengingat kedekatannya dengan Afrika dan Arabia serta cara angin muson bertiup, tampaknya migrasi masuk dan keluar pulau-pulau tersebut telah memainkan peran penting.

"Namun, geologi yang stabil dan iklim laut yang relatif lembab pasti telah memungkinkan tanaman untuk bertahan hidup dan berevolusi di sini dalam jangka waktu yang jauh lebih lama daripada di lingkungan yang lebih keras di benua-benua tetangga," tulis laman Welcome to Socrotra.

Fauna Sokotra juga sangat menarik, dengan pulau ini menjadi rumah bagi 225 spesies burung, 6 di antaranya endemik yaitu burung pipit Sokotra, Socotra Cisticola, Socotra Starling, Socotra Sunbird, Socotra Warbler, dan Socotra Bunting yang paling langka.

Pulau ini juga menjadi tempat tinggal bagi banyak burung yang bermigrasi dan berkembang biak dari lebih dari 45 spesies seperti Flamingo, Cattle Egret, Reef Herons, Gulls. Bagian populasi burung yang paling menonjol adalah burung Nasar Mesir. Di kepulauan ini, burung tersebut memiliki kepadatan tertinggi yang tercatat secara global.

Ada 190 spesies kupu-kupu dan 600 spesies serangga, keduanya dengan proporsi endemik yang tinggi atau sekitar 90 persen. Fauna reptil juga sangat kaya dengan 19 dari total 22 spesies dianggap endemik. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.