- Home
-
- Luar Negeri
-
- Junta Myanmar Ajak Kelompo...
Junta Myanmar Ajak Kelompok Oposisi Bersenjata Ikut Pemilu
Jumat, 27 Sep 2024, 10:06 WIBISTANBUL - Junta militer Myanmar pada Kamis (26/9) meminta kelompok-kelompok oposisi bersenjata agar meninggalkan kekerasan, dan mengundang mereka untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum yang akan datang.
Dewan Administrasi Negara, yang merupakan nama resmi junta, mengumumkan bahwa penyusunan daftar pemilih akan dimulai pada 1 Oktober mendatang
Dewan mendesak "semua organisasi etnik bersenjata, kelompok teroris, dan kelompok PDF (People's Defense Force)" untuk ikut berdialog serta menyelesaikan masalah politik melalui "politik partai atau proses pemilihan."
Junta mengatakan pihaknya bertujuan mencapai "perdamaian dan pembangunan yang langgeng" dan pada akhirnya menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan yang terpilih.
Namun,Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) menolak tawaran tersebut sebagai "tidak layak dipertimbangkan."
NUGadalah pemerintahan bayangan yang dibentuk oleh para anggota parlemen yang didepak setelah kudeta militer pada Februari 2021.
Begitu pula dengan Tentara Pembebasan Rakyat Bamar (BPLA). Organisasi etnik bersenjata itu menyatakan tidak tertarik dengan proposal tersebut.
Sejak kudeta 2021, Myanmar dilanda konflik yang meluas. Junta menghadapi perlawanan signifikan dari kalangan kelompok etnik bersenjata dan kekuatan pro demokrasi, termasuk PDF -- sayap bersenjata NUG.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Myanmar Merasa Dikucilkan oleh Asean
-
Hasil Liga Italia: Imbang 1-1 Kontra Fiorentina, Lecce Masih Tertahan di Zona Degradasi
-
Wisata Cianjur Terus Dipromosikan, Harapannya Pelancong Makin Ramai
-
BPK Beri Tenggat Waktu 60 Hari ke Pemda di Kalsel Tindak Lanjuti Temuan Audit
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Sedikitnya 30.000 Orang Terdampak Banjir di Myanmar
-
Pasokan Listrik Batam Bertambah 300 MW, Perkuat Iklim Investasi di Kepri.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.