PBB di Indonesia Sampaikan Capaian Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 20 Sep 2024, 00:13 WIB

Jakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia menyampaikan laporan pencapaian Kerangka Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan PBB (United Nations Sustainable Development Cooperation Framework/UNSDCF) 2021-2025.

Laporan itu secara berkala disampaikan PBB mengingat kerja sama tersebutselaras dengan aspirasi pembangunan Indonesia dan sejalan dengan RencanaPembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024.

Menurut keterangan tertulis dari Pusat Informasi PBB (UNIC) di Jakarta, Kamis, UNSDCF 2021-2025 memiliki empat prioritas strategis, yaitu pembangunan manusia yang inklusif; transformasi ekonomi inklusif; pembangunan hijau, perubahan iklimdan bencana alam; serta inovasi untuk mempercepat kemajuan menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Ket. Foto: ilustrasi bendera dan markas Perserikatan Bangsa-bangsa. — Sumber: ANTARA/Anadolu

Pertama, pencapaian prioritas pembangunan manusia yang inklusif beberapa di antaranya adalah meningkatkan angka literasi kelas 1 hingga kelas 3 di Papua dari 17 persen menjadi 52 persen dan sebanyak 5,9 juta anak perempuan menerima manfaat beasiswa yang didanai oleh SDG Bond.

Selain itu, sebanyak 6 juta lebih remaja mendapat manfaat dari program kesehatan dan gizi sekolah pemerintah dan sebanyak 8,7 juta anak telah terlayani dalam kampanye imunisasi polio.

Disebutkan pula perlindungan sosial yang lebih baik yang menargetkan 118 juta penerima, yaitu anak-anak, ibu hamil dan penyandang disabilitas melalui Registrasi Sosial Ekonomi.

Kedua, pencapaian prioritas transformasi ekonomi inklusif beberapa di antaranya adalah sebanyak 31 ribu pemuda pedesaan memulai usaha pertanian baru dan sebanyak 313.404 pengusaha tani menerima dukungan untuk meningkatkan pertanian.

Selain itu, sekitar 3,3 persen tenaga kerja di bidang minyak sawit melakukan pendekatan ekonomi sirkular dalam hal pengelolaan limbah, pemanfaatan produk dan praktik berkelanjutan.

Ketiga, pencapaian prioritas pembangunan hijau, perubahan iklim dan bencana alam, beberapa di antaranya adalah berkontribusi terhadap mitigasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 87,465 M ton serta pengelolaan hutan berkelanjutan dan perlindungan keanekaragaman hayati seluas 727 ribu hektar.

Disebutkan pula pencapaian pengelolaan dan daur ulang sampah di Banyumas, Jawa Tengah dan Banyuwangi, Jawa Timur, sebanyak 164.250 ton tanpa tempat pembuangan akhir dan sampah laut berkurang 256.613 ton.

Keempat, pencapaian inovasi untuk mempercepat kemajuan SDGs beberapa di antaranya adalah penandaan anggaran iklim menghasilkan anggaran negara sebesar 6 miliar dolar (sekitar Rp91 triliun) untuk aksi iklim.

Selain itu, pembentukan pusat data bagi pilot Asia-Pasifik yang menggunakan observasi bumi untuk menilai produksi, panen dan penanaman padi secarareal-time, dan portal data bencana Indonesia yang dikembangkan sebagai pusat informasi bencana di Indonesia.

Program UNSDCF 2021-2025 merupakan program kerja sama Kementerian PPN/Bappenas bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diluncurkan pada 13 September 2021.

Program UNSDCF tersebut menjadi pedoman kerja sama pembangunan PBB dan Indonesia untuk jangka menengah 2021-2025.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Joe Taslim Dirumorkan Jadi Mister Negative di Film Spider-Man Berikutnya

Sydney Sweeney Tantang Tom Cruise Lewat Aksi Wing-Walking ala Mission: Impossible

Bukan sekadar Kain Hiasan, Wastra Ecoprint Flora Benuanta, Rekam Jejak Keanekaragaman Hayati Kalimantan, Sebuah Keindahan Tanpa Duplikat

Karya Kreatif Indonesia 2026: UMKM Jambi Binaan BI Raup Penjualan Rp675,87 Juta

Dorong Keberlanjutan Sektor Bangunan, Schneider Electric Kampanyekan Teknologi Berbasis Data

PLTS 100 GWp Hemat APBN Rp73 Triliun per Tahun dan Ciptakan 5,5 Juta Lapangan Kerja

Kolaka Jadi Lumbung Padi Sultra, Pemkab Siapkan Lahan untuk RMU

Konflik Sudan Selatan Memanas, Dua Personel Perdamaian PBB Asal Ethiopia Tewas Ditembak

Seolah Tak Pernah Padam, Horor Wabah Ebola Kongo Tembus 5.500 Kasus

Perkuat Kemitraan Industri, RI-India Bidik Kolaborasi di EV, Semikonduktor & Digital

Pemkab Karawang Salurkan Puluhan Pompa untuk Petani Atasi Kekeringan

184 Ribu Warga Jateng Terdampak Kekeringan, PU Distribusikan Air Bersih ke 24 Kabupaten

Pengembangan Ekraf Berbasis Wellness Didorong Wamenekraf jadi Peluang Baru Pertumbuhan Ekonomi

BPBD Gunungkidul Salurkan 2,4 Juta Liter AIr selama Kekeringan

Dirut PLN: Indonesia Jalankan Proyek PLTS Terbesar di Dunia

Polisi Tangkap WNA Malaysia Terkait Peredaran Vape Narkoba

Fantastis! Produk Kreatif Binaan BI Kaltim Raup Omzet Rp1,14 Miliar di Ajang KKI Jakarta

Kabar Baik untuk Warga Tabukeker, PLTMH Buka Akses Listrik dan Air Bersih.

KTP Tak Laku Buat Memperoleh Kartu SIM baru, Lalu Pakai Apa?

Kawasan Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Pemkot Bandung jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Wisata Kuliner dan Ekraf

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.