Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Lanjutkan Penguatan

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 09:05 WIB | Oleh:
Berpotensi Lanjutkan Penguatan Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengakhiri pekan ini di zona hijau. Pergerakan IHSG bakal dipengaruhi sejumlah sentimen positif, baik eksternal maupun internal.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat penguatan rupiah terhadap dollar AS dan sentinen positif dari bursa global bakal mempengaruhi pergerakan IHSG. Karenanya, dia memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (20/9), menguat dengan support di 7.802 dan resistance di 7.922.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/9) sore, ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham di kawasan Asia. IHSG ditutup menguat 76,26 poin atau 0,97 persen ke posisi 7.905,39, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,43 poin atau 0,97 persen ke posisi 979,67.

"Bursa regional Asia didominasi penguatan setelah The Fed memangkas tingkat suku bunganya sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,75 sampai 5,00 persen. Ini sentimen positif yang telah dinanti-nantikan para pelaku pasar. sehingga mendorong bank sentral lain untuk melakukan pemangkasan dan akan memperbaiki perekonomian Amerika Serikat (AS) yang sedang terancam resesi." sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Pemangkasan suku bunga The Fed tentunya memberi keleluasaan bagi bank sentral lain khususnya negara berkembang untuk memangkas suku bunga acuannya guna mendukung pertumbuhan perekonomian dan untuk menggaet investor asing.

Di Inggris, nanti malam Bank of England (BoE) akan memutuskan besaran tingkat suku bunganya yang diprediksi masih pada level yang sama yaitu 5 persen, tak lain karena inflasi Inggris secara keseluruhan masih di level yang sama yaitu 2,2 persen year on year (yoy).

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih nyaman bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dengan sektor properti paling tinggi yaitu 2,26 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang baku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.