- Home
-
- Luar Negeri
-
- PM Yordania Mengundurkan D...
PM Yordania Mengundurkan Diri Setelah Pemilihan Parlemen Baru
Senin, 16 Sep 2024, 04:45 WIBAnkara - Perdana Menteri Yordania Bisher al-Khasawneh mengajukan pengunduran diri pemerintahannya kepada Raja Abdullah II pada Minggu, menurut laporan media pemerintah.
Pengunduran diri ini terjadi kurang dari sepekan setelah pemilihan parlemen yang digelar pada 10 September, di mana kelompok oposisi Front Aksi Islam memperoleh banyak kursi di parlemen.
Langkah ini memungkinkan raja untuk menunjuk pemerintahan baru yang selaras dengan legislatif terpilih.
Hal ini merupakan bagian dari proses konstitusional Yordania untuk memastikan mandat yang diperbarui bagi cabang eksekutif sesuai hasil pemilu.
Raja diperkirakan akan kembali menunjuk Khasawneh atau memilih perdana menteri baru untuk membentuk pemerintahan selanjutnya.
Khasawneh adalah perdana menteri terlama yang menjabat di bawah Raja Abdullah. Khasawneh ditunjuk untuk membentuk pemerintahan pada Oktober 2020, menggantikan Omar Al-Razzaz.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemerintah Kabupaten Tangerang Minta Pembangunan MRT Cikarang–Balaraja Dipercepat
-
Isu Reshuffle Makin Kencang, Presiden Prabowo Dikabarkan Rombak Kabinet Merah Putih Hari Ini
-
KKP Mulai Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu NTT, Siapkan Investasi Rp7,2 Triliun
-
Advocaat Jadi Pelatih Tertua di Piala Dunia Usai Antar Curacao Lolos
-
AS Sita Kapal Kargo Iran saat Teheran Tolak Perundingan Damai Putaran Kedua
-
IESR Sebut Tenaga Surya Siap Menjadi Tulang Punggung Pasokan Listrik Dunia
-
Australia Buat Rancangan Hukum Senjata Lebih Ketat, Usai penembakan Maut di Pantai Bondi Sydney
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.