PM Yordania Mengundurkan Diri Setelah Pemilihan Parlemen Baru

Senin, 16 Sep 2024, 04:45 WIB

Ankara - Perdana Menteri Yordania Bisher al-Khasawneh mengajukan pengunduran diri pemerintahannya kepada Raja Abdullah II pada Minggu, menurut laporan media pemerintah.

Pengunduran diri ini terjadi kurang dari sepekan setelah pemilihan parlemen yang digelar pada 10 September, di mana kelompok oposisi Front Aksi Islam memperoleh banyak kursi di parlemen.

Ket. Foto: Media pemerintah menyatakan Perdana Menteri Yordania Bisher al-Khasawneh mengajukan pengunduran diri pemerintahannya kepada Raja Abdullah II pada Minggu (15/9/2024). — Sumber: ANTARA/Anadolu

Langkah ini memungkinkan raja untuk menunjuk pemerintahan baru yang selaras dengan legislatif terpilih.

Hal ini merupakan bagian dari proses konstitusional Yordania untuk memastikan mandat yang diperbarui bagi cabang eksekutif sesuai hasil pemilu.

Raja diperkirakan akan kembali menunjuk Khasawneh atau memilih perdana menteri baru untuk membentuk pemerintahan selanjutnya.

Khasawneh adalah perdana menteri terlama yang menjabat di bawah Raja Abdullah. Khasawneh ditunjuk untuk membentuk pemerintahan pada Oktober 2020, menggantikan Omar Al-Razzaz.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.